kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Penempatan Dana Pemerintah di Bank Mandiri: 63% Sudah Tersalurkan ke Pembiayaan


Senin, 06 Oktober 2025 / 13:49 WIB
Penempatan Dana Pemerintah di Bank Mandiri: 63% Sudah Tersalurkan ke Pembiayaan
ILUSTRASI. Gedung Menara Mandiri di kawasan Senayan, Jakarta. PT Bank Mandiri Tbk terus berupaya memaksimalkan penempatan dana Rp 55 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah.


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Khomarul Hidayat

 KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk terus berupaya memaksimalkan penempatan dana Rp 55 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah. Penempatan dana pemerintah di bank Himbara ini merupakan kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Hingga akhir September 2025, dari total dana pemerintah tersebut, sebanyak Rp 34,5 triliun atau setara 63% telah disalurkan Bank Mandiri.

"Realisasi ini mencerminkan kepercayaan pemerintah sekaligus menegaskan komitmen Bank Mandiri untuk terus hadir di tengah pelaku usaha serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas," ujar Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini dalam keterangannya, Senin (6/10/2025).

Melalui pembiayaan ini, Bank Mandiri berkomitmen membantu jutaan pelaku usaha agar terus tumbuh, naik kelas, dan menjadi penopang ekonomi kerakyatan yang tangguh. 

Baca Juga: Purbaya Bakal Sidak Bank Himbara, Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tak Dipakai Beli Dolar

Novita optimistis dapat menyerap penempatan dana pemerintah ini secara optimal hingga 100% pada akhir tahun ini dengan prioritas pada sektor dan industri padat karya serta UMKM.

Ia menambahkan, Bank Mandiri juga turut menyalurkan kredit ke sektor-sektor strategis lainnya. Seperti sektor perkebunan dan ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam dan energi terbarukan, layanan kesehatan, manufaktur, serta kawasan industri. 

Fokus pembiayaan ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi serta penguatan industri nasional berbasis nilai tambah domestik. 

“Dengan tambahan penempatan dana Kementerian Keuangan sebesar Rp 55 triliun, kapasitas pembiayaan Bank Mandiri semakin solid sehingga mampu mengakselerasi sektor-sektor prioritas. Hal ini sejalan dengan komitmen perseroan untuk memperluas inklusi keuangan sekaligus mempererat sinergi dengan program pemerintah,” ujar Novita.

Bank berkode emiten BMRI ini menegaskan akan memastikan pembiayaan tersalurkan tepat sasaran. 

“Dengan akselerasi, sinergi, dan komitmen yang konsisten, kami meyakini langkah ini menjadi bukti nyata peran Bank Mandiri sebagai agen pembangunan yang tidak hanya mendukung korporasi besar, tapi juga memberdayakan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi utama pertumbuhan nasional,” imbuh Novita.

Baca Juga: Menkeu Purbaya: Suntikan Dana Rp 200 Triliun ke Himbara Bisa untuk Kopdes Merah Putih

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×