Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tumbuh 10,8% secara Year on Year (YoY) pada Januari 2025. Mengenai hal itu, PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) menilai kenaikan penyaluran KPR akan berdampak positif terhadap pertumbuhan lini asuransi properti.
Sebagai bagian dari skema kredit, Direktur Pengembangan Bisnis Jasindo Diwe Novara mengatakan asuransi properti menjadi elemen penting dalam perlindungan aset, baik bagi tertanggung maupun institusi keuangan.
"Kami melihat tren itu sebagai peluang positif untuk memperluas penetrasi asuransi properti dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan aset mereka," ungkapnya kepada Kontan, Kamis (27/2).
Untuk tahun ini, Diwe menyampaikan Jasindo melakukan penyesuaian target yang lebih optimis dan realistis dibanding tahun sebelumnya, selaras dengan dinamika pasar dan strategi mitigasi risiko yang dijalankan. Oleh karena itu, Jasindo menargetkan pendapatan premi asuransi properti naik 76,8% YoY, dari realisasi pada 2024 yang sebesar Rp 1,04 triliun.
Baca Juga: Jasindo Sebut Implementasi PSAK 117 akan Berdampak Terhadap Industri Asuransi
Untuk mencapai target itu, Diwe menerangkan Jasindo akan berfokus dalam memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dengan mengoptimalkan segmen yang memiliki potensi tinggi, serta memperkuat sinergi dengan mitra strategis.
Hingga Januari 2025, Jasindo telah membukukan pendapatan premi lebih dari Rp 117 miliar. Lebih lanjut, Diwe menerangkan segmen korporasi masih menjadi penyumbang premi terbesar. Meskipun demikian, dia mengatakan Jasindo juga terus mendorong pertumbuhan di segmen ritel untuk menciptakan portofolio yang lebih seimbang.
Meski memasang target tinggi, Diwe tak memungkiri adanya tantangan dalam lini asuransi properti. Dalam rangka mengantisipasi tantangan yang ada, dia bilang pihaknya akan tetap mengoptimalkan potensi pasar melalui strategi yang lebih adaptif dan inovatif.
Untuk 2025, Diwe melihat prospek positif di kedua segmen, baik korporasi dan ritel. Dia menerangkan Jasindo memiliki keunggulan historis di segmen korporasi, tetapi pihaknya akan berupaya memperkuat kehadiran di segmen ritel tahun ini.
"Dengan strategi pemasaran yang lebih terarah dan pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, kami optimistis dapat meningkatkan penetrasi di pasar ritel sambil mempertahankan posisi kuat di segmen korporasi," kata Diwe.
Baca Juga: Asuransi Jasindo Siap Lindungi Ekosistem BUMN Bersama Danantara
Selanjutnya: Luncurkan Platform Pinjaman Pengemudi, Ammana Fintek Proyeksikan Kinerja Tumbuh 10%
Menarik Dibaca: Finetiks & Bank Victoria Tawarkan Tabungan Digital dengan Imbal Hasil Hingga 6,25%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News