kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Penyaluran kredit konsumer diproyeksi membaik pada kuartal II 2021


Senin, 17 Mei 2021 / 17:59 WIB
ILUSTRASI. Nasabah mencoba mencari informasi KPR perumahan melalui kanal digital di Jakarta, Kamis (29/4). Penyaluran kredit konsumer diproyeksi membaik pada kuartal II 2021


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Noverius Laoli

BTN mencatatkan penyaluran kredit tumbuh 3,19% YoY menjadi Rp 261,34 triliun. Sebagian besar portofolio kredit bank ini merupakan KPR. KPR Subsidi masih tercatat menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan kredit BBTN dengan kenaikan sebesar 9,04% yoy menjadi Rp 122,96 triliun.

KPR non subsidi mulai menunjukkan peningkatan tipis di level 0,2% yoy menjadi Rp 80,15 triliun. 

Direktur Consumer & Commercial Lending Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan, optimistis target kredit tumbuh 7% sampai akhir tahun masih bisa dicapai karena potensi penyaluran KPR masih besar. 

Baca Juga: Agen batara Bank Tabungan Negara (BBTN) meningkat 8% pada 2020

Sementara BCA mencatatkan kredit segmen konsumer turun 10% YoY menjadi Rp139,4 triliun. Semua kredit segmen ini masih kontraksi. KPR misalnya turun 3,4% YoY, KKB kontraksi 23,7% dan kartu kredit turun 7,8% YoY.

Bank Mandiri menorehkan kontraksi 9,4% YoY menjadi Rp 86,1 triliun. KPR bank pelat merah ini turun 0,9%, KKB turun 18,7%, kartu kredit kontraksi 16,15% YoY, dan kredit konsumer lain-lain naik 21,7% YoY.

Selanjutnya: Margin bunga bank mulai menebal seiring kenaikan kredit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×