kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.619   66,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Penyaluran Kredit Perbankan ke Sektor Infrastruktur Terus Mengucur pada Awal 2025


Selasa, 15 April 2025 / 19:57 WIB
Penyaluran Kredit Perbankan ke Sektor Infrastruktur Terus Mengucur pada Awal 2025
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang pecahan dolar AS di Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (11/10/2024). Penyaluran kredit perbankan ke sektor infrastruktur masih terus bertumbuh untuk mendukung program strategis pemerintahan Prabowo.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

Tak berbeda, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat, hingga Desember 2024 BCA telah menyalurkan kredit konstruksi (termasuk di dalamnya infrastruktur) sebesar Rp39 triliun, tumbuh 11,5% YoY.

Hera F Haryn, EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA menyampaikan, pada prinsipnya, BCA berkomitmen mendukung pengembangan berbagai sektor termasuk infrastruktur dengan menyalurkan kredit secara pruden. 

"BCA senantiasa mendorong penyaluran kredit di berbagai sektor potensial, dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian sesuai dengan dinamika makro ekonomi domestik maupun global," kata Hera.

Baca Juga: Menakar Kebutuhan Kredit di Tengah Lesunya Bisnis Industri Tekstil

Lebih lanjut Hera mengatakan, BCA akan terus menjaga keseimbangan antara kecukupan likuiditas dengan ekspansi kredit yang sehat, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi pasar dan risiko.

"Tren penyaluran kredit pada umumnya sejalan dengan kondisi perekonomian. Selaras dengan prospek perekonomian Indonesia yang positif, kami optimistis menjaga pertumbuhan profitabilitas ke depannya," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×