kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.944.000   4.000   0,21%
  • USD/IDR 16.370   -48,00   -0,29%
  • IDX 7.952   15,91   0,20%
  • KOMPAS100 1.106   -0,20   -0,02%
  • LQ45 812   -1,90   -0,23%
  • ISSI 268   1,83   0,69%
  • IDX30 421   0,16   0,04%
  • IDXHIDIV20 488   0,14   0,03%
  • IDX80 122   -0,19   -0,16%
  • IDXV30 132   0,97   0,74%
  • IDXQ30 136   0,14   0,10%

Penyaluran Pembiayaan Mandala Finance Tumbuh Melambat Hingga Juni 2025


Senin, 14 Juli 2025 / 06:22 WIB
Penyaluran Pembiayaan Mandala Finance Tumbuh Melambat Hingga Juni 2025
ILUSTRASI. Penyaluran pembiayan Mandala Finance hingga Juni 2025 hanya naik 1% secara tahunan, lebih lambat dari pertumbuhan per Mei 2025 yang capai 4%


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pembiayaan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) atau Mandala Finance tercatat tumbuh melambat per Juni 2025. Direktur Keuangan Mandala Finance Roberto AK Un mengatakan, penyaluran pembiayaan perusahaan hanya tumbuh 1% secara Year on Year (YoY) hingga Juni 2025. 

Pertumbuhan pembiayaan Mandala Finance terbilang melambat, jika dibandingkan pertumbuhan per Mei 2025 yang sebesar 4% secara YoY. Selain itu, pertumbuhan pembiayaan per April 2025 capai 6% secara tahunan.

"Hingga akhir Juni 2025, total penyaluran pembiayaan Mandala Finance tumbuh sebesar 1%, jika dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya," kata Roberto kepada Kontan, Jumat (11/7).

Roberto sempat mengungkapkan, melambatnya penyaluran pembiayaan itu tak terlepas dari kondisi ekonomi saat ini yang mengalami pelemahan daya beli. Dia bilang pelemahan daya beli masyarakat juga berdampak terhadap pembelian kendaraan atau barang konsumtif lainnya.

Baca Juga: Porsi Pembiayaan Produktif Mandala Finance Masih di Bawah Rata-Rata Industri

Lebih lanjut, Roberto tak memungkiri jika pembiayaan mayoritas perusahaan sejauh ini masih didominasi oleh kendaraan baru, bekas, dan multiguna.

Sementara itu, Mandala Finance menyebut ada berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam menyalurkan pembiayaan pada tahun ini.

Tantangan yang diungkapkan adalah ketidakpastian ekonomi, kebijakan pajak opsen kendaraan bermotor, risiko kredit macet, serta persaingan pasar yang ketat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×