kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Per Mei 2019, pembiayaan mobil bekas Adira Finance tumbuh 15%


Minggu, 21 Juli 2019 / 16:40 WIB


Reporter: Ahmad Ghifari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri Pembiayaan atau multifinance mencatatkan penurunan dalam pembiayaan mobil bekas pada bulan Mei 2019 secara year on year (yoy). Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pembiayaan mobil bekas pada Mei 2018 sebesar Rp 59,3 Triliun, sedangkan Mei 2019 Rp 58,4 Triliun. Jumlah ini minus 1,51%.

Meskipun secara nasional pembiayaan mobil bekas mengalami penurunan di bulan Mei secara yoy, namun kondisi tersebut tidak dialami oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance.

Baca Juga: Per Mei 2019, BCA Finance salurkan pembiayaan mobil bekas Rp 4,87 triliun

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila mengatakan, per Mei 2019, perusahaan telah menyalurkan pembiayaan mobil bekas sebesar Rp 3,3 triliun atau tumbuh 15% dari pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar 15%. Kontribusi pembiayaan mobil bekas sebesar 19% atas total pembiayaan baru Adira Finance.

"Pertumbuhan pembiayaan Adira Finance yang tumbuh double digit, karena Adira melakukan beberapa inisiatif untuk meningkatkan share pembiayaan di pasar mobil bekas,"kata Made Susila kepada Kontan.co.id, Minggu (21/7).

Pertama, perusahaan terus meningkatkan hubungan kerjasama dengan dealer dengan melakukan segmented marketing program dan menambah jumlah dealer yang bekerjasama dengan Adira.

Baca Juga: Mandiri Utama Finance salurkan pembiayaan mobkasRp 430 miliar per Mei 2019

Kedua, perusahaan melakukan segmentasi pricing sesuai segmen konsumen yang dituju (pricing based on risk). Ketiga, meningkatkan pelayanan untuk mempercepat proses kredit dengan terus melakukan otomasi.

Made Susila bilang, pertumbuhan market mobil bekas diperkirakan sama dengan mobil baru mengalami perlambatan. Namun, perusahaan berharap pembiayaan mobil bekas tumbuh double digit mengikuti trend semester satu dengan melanjutkan strategi yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×