kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Perbanas susun rekomendasi peta jalan industri keuangan


Senin, 04 November 2019 / 17:15 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi di Bank Mandiri Jakarta, Kamis (12/9). Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) bakal menyusun rekomendasi industri keuangan 2025./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/12/09/2019.


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) bakal menyusun rekomendasi industri keuangan 2025. Rekomendasi tersebut akan dipaparkan dalam gelaran Indonesia Bank Expo (IBEX) di yang bertajuk Consolidate to Elevate, Rabu (6/11) mendatang di Jakarta.

Ketua Steering Committee IBEX 2019 Ahmad Siddik Badruddin menjelaskan rekomendasi yang bakal disusun Perbanas merupakan hasil dari (Focus Group Discussiion) yang telah digelar sejak September hingga Oktober lalu.

Baca Juga: Merugikan masyarakat, satgas waspada investasi tindak 68 gadai ilegal

Lima FGD telah digelar Perbanas, temanya meliputi sistem pembayaran, regulasi industri keuangan, masa depan industri perbankan, konsolidasi perbankan, dan pengembangan bank digital.

“Tak hanya perbankan, dalam FGD tersebut kami juga turut melibatkan sejumlah pelaku industri keuangan lain. Misalnya dari multifinance, fintech, payment system, asuransi. Agar para pelaku industri keuangan tidak ada yang namanya kompetisi melainkan kolaborasi,” kata Siddik saat jumpa pers di Jakarta, Senin (4/11).

Sementara sejumlah pokok-pokok rekomendasi disebut Siddik misalnya soal regulasi, digitalisasi industri keuangan, optimalisasi proses know your customer (KYC), mendorong pembiayaan ultramikro, hingga peningkatan inklusi keuangan.

Harapannya, sejumlah pokok rekomendasi ini bakal dapat diejawantahkan kepada para pemangku kebijakan kunci. Kemudian pada akhirnya dibuat sejumlah regulasi yang dapat turut mendukung ekosistem industri keuangan nasional.

Baca Juga: OJK cabut sanksi pembatasan kegiatan usaha Sinergi Adi Utama

“Pokok-pokok rekomendasi yang akan kami susun juga akan seiring dengan visi misi Presiden Joko widodo di periode keduanya. Termasuk juga rencana-rencana yang sudah ada misalnya soal visi sistem pembayaran Indonesia 2025 yang disusun Bank Indonesia,” lanjut Siddik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×