kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Perbankan Proyeksikan Biaya Dana Terus Terjaga pada 2026


Jumat, 06 Maret 2026 / 18:32 WIB
Perbankan Proyeksikan Biaya Dana Terus Terjaga pada 2026
ILUSTRASI. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Biaya dana (cost of fund/CoF) di sejumlah perbankan mengalami penurunan sepanjang tahun 2025. Berkurangnya COF ini salah satunya didorong oleh penurunan BI Rate sebesar 1,25% tahun lalu.

Bank Tabungan Negara (BTN) misalnya, mengungkap CoF banknya terus mengalami penurunan sejak pertengahan tahun 2025 hingga Maret 2026.

Meski tidak menyebutkan kisaran angka, Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu optimistis dapat menjaga CoF tetap stabil sampai akhir tahun 2026.

Baca Juga: Mandiri Agen Tembus 112.650, Transaksinya Capai Rp 3,5 Triliun

Direktur OK Bank Indonesia Efdinal Alamsyah menyebut turunnya BI Rate memang berdampak positif terhadap perbankan untuk menurunkan CoF secara bertahap. 

Kendati demikian, Efdinal menyebut penurunan CoF OK Bank di sepanjang 2025 tidak sebesar penurunan BI Rate karena masih dipengaruhi oleh struktur dana pihak ketiga (DPK) dan kondisi likuiditas. 

Efdinal juga optimistis OK Bank dapat menekan CoF sepanjang tahun 2026.

BCA juga mengupayakan CoF banknya akan terjaga pada tahun ini. BCA menyebut CoF akan terjaga dengan porsi dana murah (current Account Saving Account/CASA) yang terus tumbuh positif.

"Per Desember 2025, CASA tumbuh 13,1% (yoy) mencapai Rp 1.045 triliun, atau sekitar 84,6% dari total DPK. Dana CASA menjadi kontributor utama pendanaan BCA," kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, Jumat (6/3).

Bank Pembangunan Daerah (BPD) juga turut memproyeksikan penurunan CoF. Salah satunya adalah BPD DIY.

Direktur Pemasaran dan Unit Usaha Syariah BPD DIY, Raden Agus Trimurjanto, memproyekai CoF BPD DIY pada 2026 berada di kisaran 1,05-1,10%, turun dari rata-rata tahun 2025 di 1,14%

Baca Juga: Akses Keuangan Hingga Pelosok, Transaksi Mandiri Agen Tembus Rp 3,5 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×