kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Permintaan Kredit Investasi Masih Tinggi, Bank Mandiri Tetap Selektif Salurkan Dana


Jumat, 07 Agustus 2026 / 19:10 WIB
Permintaan Kredit Investasi Masih Tinggi, Bank Mandiri Tetap Selektif Salurkan Dana
ILUSTRASI. Teller Bank Mandiri (KONTAN/Fransiskus Simbolon)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk terus mencatatkan pertumbuhan positif pada penyaluran kredit investasi hingga pertengahan 2026. Perseroan menilai tingginya permintaan pembiayaan mencerminkan aktivitas investasi yang masih kuat di tengah tantangan suku bunga tinggi dan ketidakpastian ekonomi global.

Corporate Secretary Bank Mandiri Adhika Vista mengatakan, pertumbuhan kredit investasi perseroan sejalan dengan tren industri perbankan yang masih mencatatkan peningkatan pembiayaan pada segmen tersebut.

"Hingga Juni 2026, kredit investasi Bank Mandiri tumbuh positif, sejalan dengan tren pertumbuhan kredit investasi industri. Kinerja tersebut mencerminkan tetap kuatnya aktivitas investasi dan optimisme pelaku usaha terhadap prospek ekonomi jangka menengah hingga panjang, di tengah dinamika global dan tingkat suku bunga yang masih menjadi tantangan," ujar Adhika kepada Kontan Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: Bank Kecil Sambut Konsep Universal Banking, Siap Perkuat Daya Saing

Meski permintaan pembiayaan masih tinggi, Bank Mandiri menegaskan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan kredit. Bank Mandiri hanya membiayai proyek-proyek yang dinilai layak dengan mempertimbangkan kapasitas debitur serta prospek sektor usaha.

"Dalam kondisi tersebut, Bank Mandiri senantiasa menyalurkan kredit secara selektif dan prudent, dengan mengedepankan kelayakan proyek, kapasitas debitur, serta prospek sektor usaha," katanya.

Ke depan, Bank Mandiri optimistis penyaluran kredit investasi masih akan bertumbuh seiring berlanjutnya aktivitas investasi dan ekspansi usaha para nasabah.

Untuk menopang pertumbuhan tersebut, perseroan mengandalkan strategi pengembangan ekosistem bisnis dan value chain yang terintegrasi. Melalui pendekatan ini, Bank Mandiri menghubungkan nasabah utama dengan pelaku usaha lain di sepanjang rantai pasok, mulai dari pemasok hingga distributor.

Menurut Adhika, strategi tersebut diharapkan mampu menciptakan kebutuhan pembiayaan baru yang berkualitas sekaligus memperluas dampak positif terhadap aktivitas ekonomi nasional.

"Strategi ini diperkuat melalui pengembangan ekosistem dan value chain yang terintegrasi, dengan menghubungkan nasabah utama dengan pelaku usaha di sepanjang rantai pasok, termasuk pemasok dan distributor. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong terciptanya kebutuhan pembiayaan yang berkualitas sekaligus memperluas dampak positif terhadap aktivitas ekonomi nasional," jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh ekspansi pembiayaan akan tetap dijalankan dengan disiplin manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian. Dengan demikian, Bank Mandiri berharap mampu menjaga pertumbuhan kredit yang kuat, sehat, dan berkelanjutan di tengah dinamika perekonomian.

Baca Juga: Bisnis Agen Laku Pandai Bank BPD DIY Tumbuh 18%, Nilai Transaksi Capai Rp 35,6 Miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×