kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Permintaan Tinggi Bikin Pembiayaan Paylater Multifinance Tumbuh Mekar


Jumat, 06 Juni 2025 / 14:15 WIB
Permintaan Tinggi Bikin Pembiayaan Paylater Multifinance Tumbuh Mekar
ILUSTRASI.  (KONTAN/Carolus Agus Waluyo) Penyaluran pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) perusahaan pembiayaan atau multifinance tercatat tumbuh makin mekar.?


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) perusahaan pembiayaan atau multifinance tercatat tumbuh makin mekar.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan sebesar Rp 8,24 triliun per April 2025.

"Adapun BNPL perusahaan pembiayaan tumbuh 47,11% secara Year on Year (YoY)," ucapnya dalam lembar jawaban RDK OJK, Rabu (4/6).

Agusman menerangkan pertumbuhan signifikan itu disebabkan masih tingginya demand atau permintaan masyarakat terhadap layanan BNPL.

Baca Juga: OJK Sebut Pegadaian Bukukan 5,31 Ton Emas Lewat Kegiatan Usaha Bullion per April 2025

"Hal itu juga seiring dengan peningkatan transaksi digital," tuturnya.

Jika dilihat pertumbuhan pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan per April 2025 memang tercatat naik dibandingkan posisi per Maret 2025. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 39,28% YoY dengan nilai Rp 8,22 triliun per Maret 2025.

OJK mencatat Non Performing Financing (NPF) gross BNPL perusahaan pembiayaan tercatat meningkat atau memburuk. Adapun NPF gross BNPL perusahaan pembiayaan per April 2025 sebesar 3,78%, atau memburuk dibandingkan posisi per Maret 2025 yang sebesar 3,48%. 

Sementara itu, Agusman menyampaikan rancangan Surat Edaran OJK (SEOJK) terkait BNPL sedang dalam tahap finalisasi dan diharapkan dapat diterbitkan segera. 

Baca Juga: OJK: Penyaluran Pembiayaan Fintech Lending Syariah Terkontraksi 14,41% per April 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×