kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.718.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Pertimbangan OJK yang Berencana Revisi Taksonomi Hijau Indonesia


Selasa, 15 Agustus 2023 / 19:00 WIB
Pertimbangan OJK yang Berencana Revisi Taksonomi Hijau Indonesia
ILUSTRASI. Pertimbangan OJK yang Berencana Revisi Taksonomi Hijau Indonesia


Reporter: Adrianus Octaviano, Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah dalam proses untuk melakukan revisi terhadap Taksonomi Hijau Indonesia (TSI). 

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk implementasi dari living document dan pengejawantahan UU. No. 4/2023 terkait P2SK.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, THI akan disesuaikan menjadi Taksonomi Berkelanjutan Indonesia (TBI) dengan mempertimbangkan kepentingan nasional dan Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca Juga: Dorong NZE, Mandiri Salurkan Kredit Berkelanjutan Rp 242 Triliun per Semester I 2023

Dalam hal ini, Dian menyebutkan itu mempertimbangkan termasuk aspek sosial, program-program pemerintah (seperti energy transition, hilirisasi), penyelarasan dengan inisiatif bursa karbon, serta perkembangan international dan praktik interoperability taksonomi kawasan.

On going process,” ujarnya, Selasa (15/8).

Dalam rangka mendorong kebijakan Pemerintah terkait transition finance, Dian bilang TBI juga akan memperhitungkan kriteria teknis untuk aktivitas percepatan pengakhiran masa operasional PLTU yang telah diterbitkan oleh ATSF v2.

Baca Juga: Intip Sejumlah Masukan Perbankan Terkait Revisit Taksonomi Hijau Indonesia

Ke depan, ia berharap melalui TBI ini akan mendorong Lembaga Jasa Keuangan (LJK) untuk dapat membiayai proyek-proyek transisi energi seperti pembangkit tenaga listrik dengan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan early retirement PLTU.

“Soal insentif belum bisa kita share. Ini masih kita diskusikan dengan lembaga/kementerian terkait,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×