kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 18.002   78,00   0,44%
  • IDX 6.155   -86,50   -1,39%
  • KOMPAS100 801   -12,10   -1,49%
  • LQ45 613   -7,81   -1,26%
  • ISSI 212   -2,86   -1,33%
  • IDX30 340   -4,04   -1,17%
  • IDXHIDIV20 428   -1,70   -0,40%
  • IDX80 92   -1,40   -1,50%
  • IDXV30 116   -0,55   -0,47%
  • IDXQ30 110   -0,75   -0,68%

Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat di Juni 2025, Ini Kata OJK


Selasa, 29 Juli 2025 / 08:52 WIB
Pertumbuhan Kredit Perbankan Melambat di Juni 2025, Ini Kata OJK
ILUSTRASI. Kredit perbankan pada Juni 2025 tumbuh sebesar 7,77% secara tahunan menjadi Rp 8.059,79 triliun, melambat dari bulan sebelumnya


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kredit perbankan pada Juni 2025 tumbuh sebesar 7,77%  secara tahunan menjadi Rp 8.059,79 triliun. Walau demikian, pertumbuhan kredit pada Juni terlihat melambat dibandingkan dengan pertumbuhan kredit pada Mei 2025 sebesar 8,43%.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Mahendra Siregar menjelaskan, pertumbuhan kredit pada Juni 2025, didorong oleh kredit investasi yang tumbuh sebesar 12,53%, diikuti oleh kredit konsumsi sebesar 8,49%, dan kredit modal pekerja tumbuh 4,45%. Dari kategori debitur, kredit korporasi tumbuh 10,78%, kredit UMKM tumbuh 2,18%.

"Kinerja intermediasi perbankan stabil dengan profil risiko yang tetap terjaga. Pada Juni 2025 kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio Non Performing Loan (NPL) gross sebesar 2,22% dan NPL net 0,84%, Loan at Risk juga relatif stabil terjaga di level 9,73%," kata Mahendra saat konferensi pers KSSK di Jakarta, Senin (28/7).

Sejalan dengan pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh sebesar 6,96% menjadi Rp 9.329 triliun dengan pertumbuhan giro, tabungan, dan deposito masing-masing 10,35%, 6,84%, dan 4,19%.

Baca Juga: OJK Atur Ketentuan Pembagian Risiko Kredit Industri Penjaminan, Ini Respons Perbankan

Sementara itu, likuiditas perbankan tetap memadai dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masing-masing 118,78% dan 27,05%. 

Adapun ketahanan perbankan Indonesia pada Juni 2025 tetap kuat. Tercermin dari permodalan (CAR) perbankan yang tinggi sebesar 25,75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×