kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Makin Loyo, OJK Sebut Pertumbuhan Kredit Perbankan pada Juni Tumbuh 7,77%


Senin, 28 Juli 2025 / 19:09 WIB
Makin Loyo, OJK Sebut Pertumbuhan Kredit Perbankan pada Juni Tumbuh 7,77%
ILUSTRASI. Layanan nasabah di Bank BJB, Depok, Senin (30/6/2025). Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit perbankan pada Mei 2025 sebesar 8,1% secara tahunan, dengan total kredit yang disalurkan bank kepada korporasi, perorangan, dan sektor lainnya mencapai Rp 7.903,5 triliun. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, kredit perbankan pada Juni 2025 tumbuh sebesar 7,77%  secara tahunan menjadi Rp 8.059,79 triliun. Walau demikian, pertumbuhan kredit pada Juni terlihat melambat dibandingkan dengan pertumbuhan kredit pada Mei 2025 sebesar 8,43%.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Mahendra Siregar menjelaskan, pertumbuhan kredit pada Juni 2025, didorong oleh kredit investasi yang tumbuh sebesar 12,53%, diikuti oleh kredit konsumsi sebesar 8,49%, dan kredit modal pekerja tumbuh 4,45%. Dari kategori debitur, kredit korporasi tumbuh 10,78%, kredit UMKM tumbuh 2,18%.

Baca Juga: Likuiditas Perekonomian Naik, Tapi Kredit Melambat, Sinyal Kehati-Hatian Perbankan

"Kinerja intermediasi perbankan stabil dengan profil risiko yang tetap terjaga. Pada Juni 2025 kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio Non Performing Loan (NPL) gross sebesar 2,22% dan NPL net 0,84%, Loan at Risk juga relatif stabil terjaga di level 9,73%," kata Mahendra saat konferensi pers KSSK di Jakarta, Senin (28/7).

Sejalan dengan pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga (DPK) perbankan tumbuh sebesar 6,96% menjadi Rp 9.329 triliun dengan pertumbuhan giro, tabungan, dan deposito masing-masing 10,35%, 6,84%, dan 4,19%.

Baca Juga: Suku Bunga Tinggi, Kredit Perbankan Kalah Saing Dengan Obligasi

Sementara itu, likuiditas perbankan tetap memadai dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masing-masing 118,78% dan 27,05%. 

Adapun ketahanan perbankan Indonesia pada Juni 2025 tetap kuat. Tercermin dari permodalan (CAR) perbankan yang tinggi sebesar 25,75%.

Baca Juga: OJK Atur Ketentuan Pembagian Risiko Kredit Industri Penjaminan, Ini Respons Perbankan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×