kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.878   32,00   0,19%
  • IDX 8.957   20,36   0,23%
  • KOMPAS100 1.236   6,43   0,52%
  • LQ45 872   3,83   0,44%
  • ISSI 326   1,74   0,54%
  • IDX30 442   2,43   0,55%
  • IDXHIDIV20 521   3,79   0,73%
  • IDX80 138   0,76   0,56%
  • IDXV30 145   1,10   0,76%
  • IDXQ30 142   1,16   0,82%

Perusahaan Multifinance Targetkan Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan Kendaraan Bekas


Rabu, 12 Februari 2025 / 19:23 WIB
Perusahaan Multifinance Targetkan Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan Kendaraan Bekas
ILUSTRASI. Pembiayaan Kendaraan Bekas: Penjualan mobil bekas di Jakarta, Selasa (16/01/2024). Perusahaan pembiayaan atau multifinance membidik pertumbuhan kinerja di segmen pembiayaan kendaraan bekas.


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Noverius Laoli

Pada tahun 2025, PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) menargetkan penyaluran pembiayaan kendaraan bekas bisa mencapai lebih dari 8% terhadap total pembiayaan perusahaan. Sayangnya, perusahaan tidak menjelaskan besaran nilainya.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan menyatakan, pada tahun lalu telah terjadi peralihan portofolio pembiayaan di BRI Finance dengan porsi pembiayaan konsumer sebesar 60%.

Hal ini berdampak pada penyaluran pembiayaan kendaraan bekas selama tahun 2024. Secara tren penjualan, pada kuartal I-2024 perusahaan mengklaim penjualan kendaraan bekas masih tumbuh positif, didukung kebutuhan transportasi menjelang ramadan dan idul fitri.

Baca Juga: Sejumlah Multifinance Sambut Positif Adanya Pemberian Insentif Opsen Pajak Kendaraan

"Pengalihan portofolio kendaraan bekas ini juga ditetapkan sebagai strategi bisnis BRI Finance tahun 2025 yang akan memaksimalkan pertumbuhan pembiayaan konsumer khususnya kendaraan mobil baru melalui transformasi yang dijalankan secara komprehensif dan berkelanjutan," kata Wahyudi kepada Kontan, Senin (10/2).

Meskipun portofolio pembiayaan kendaraan bekas tidak sebesar kendaraan baru, BRI Finance tetap menerapkan beberapa strategi penguatan seperti menjalin kerja sama dengan showroom mobil bekas, serta memperkuat jaringan dengan customer-based BRI selaku induk perusahaan yang ingin memiliki kendaraan khususnya kendaraan bekas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×