kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Portofolio Masih Tumbuh Dua Digit, Allo Bank: Bisnis Paylater Sedang Konsolidasi


Minggu, 01 Februari 2026 / 13:41 WIB
Portofolio Masih Tumbuh Dua Digit, Allo Bank: Bisnis Paylater Sedang Konsolidasi
ILUSTRASI. Allo Bank mencatatkan pertumbuhan portofolio BNPL yang tetap solid dengan kualitas aset yang terjaga. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk mencermati perlambatan pertumbuhan buy now pay later (BNPL) industri perbankan menjelang akhir 2025 sebagai fase normalisasi yang sehat. 

Untuk diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat baki debet kredit BNPL industri perbankan mencapai Rp 26,20 triliun atau tumbuh 20,34% secara tahunan per November 2025. Jumlah rekeningnya pun terus meningkat sampai 31,47 juta rekening. 

Pertumbuhan tersebut memang cenderung melambat. Sebagai perbandingan, pada Juli 2025 pertumbuhan baki debet BNPL bank mencapai 33,56% secara tahunan. 

Baca Juga: Tak Sekadar Tambah Rekening, Allo Bank Fokus Genjot Aktivasi Nasabah

Di tengah dinamika tersebut, Allo Bank mencatatkan pertumbuhan portofolio BNPL yang tetap solid dengan kualitas aset yang terjaga.

Digital Strategy Head Allo Bank, Destya D. Pradityo, mengatakan hingga akhir 2025 baki debet BNPL Allo Bank masih tumbuh secara tahunan (year on year) dengan pertumbuhan double digit. Jumlah pengguna aktif BNPL juga meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan relevansi produk tersebut bagi kebutuhan transaksi nasabah, khususnya di segmen ritel dan ekosistem merchant Allo Bank.

“Kami tidak semata-mata mengejar volume. Fokus kami adalah kualitas pengguna dan utilisasi yang berkelanjutan. Karena itu, perlambatan industri justru kami lihat sebagai fase konsolidasi yang sehat untuk menjaga kualitas portofolio,” ujar Destya kepada Kontan, awal pekan lalu. 

Baca Juga: Allo Bank Siapkan Dana Rp 60 Miliar untuk Buyback Saham di Tengah Volatilitas Pasar

Sejalan dengan itu, dari sisi kualitas kredit, portofolio BNPL Allo Bank dinilai tetap berada dalam koridor risiko yang prudent. Tren non-performing loan (NPL) relatif stabil dan sejalan dengan tren industri perbankan yang berada di kisaran 2%.

Destya menjelaskan, terjaganya kualitas BNPL didukung oleh sejumlah faktor, mulai dari pendekatan underwriting berbasis data dan perilaku transaksi, pengelolaan limit serta tenor yang konservatif bagi pengguna baru, hingga penerapan early warning system dan digital collection untuk mengantisipasi potensi pemburukan kualitas kredit sejak dini. 

Selain itu, segmentasi nasabah yang lebih presisi membuat ekspansi dilakukan pada profil risiko yang terukur.

“Keberhasilan menjaga kualitas BNPL sangat bergantung pada disiplin ekspansi. Kami memilih tumbuh secara selektif dibanding agresif tanpa kontrol risiko,” katanya.

Memasuki 2026, Allo Bank masih melihat BNPL sebagai salah satu motor pertumbuhan kredit ritel digital, seiring perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan pembiayaan jangka pendek yang fleksibel. Namun, strategi pertumbuhan akan dilakukan dengan pendekatan yang lebih matang dibanding fase awal ekspansi industri.

Baca Juga: Andalkan Direct Lending, Allo Bank Pasang Target Kredit Agresif pada 2026

Allo Bank menargetkan pertumbuhan BNPL pada 2026 tetap berada di level double digit, di atas pertumbuhan kredit industri perbankan, dengan fokus utama pada keberlanjutan dan risk-adjusted return yang sehat. 

Strategi yang disiapkan mencakup pendalaman integrasi dengan ekosistem merchant, personalisasi limit berbasis data dan kecerdasan buatan (AI), cross-selling dari nasabah tabungan aktif, serta penguatan manajemen risiko dan digital collection.

Selanjutnya: Tier List Anime Paradox Roblox, Temukan Unit DPS dan Support Terkuat!

Menarik Dibaca: Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Minggu (1/2/2026) Kompak Turun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×