kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,10   -8,86   -0.89%
  • EMAS1.004.000 1,31%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Prospek stabil, CCB Indonesia meraih peringkat idAAA


Rabu, 13 Oktober 2021 / 06:33 WIB
Prospek stabil, CCB Indonesia meraih peringkat idAAA
ILUSTRASI. Pelayanan nasabah PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk alias Bank CCB Indonesia di Jakarta. 


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAAA kepada PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (CCB Indonesia) dengan prospek stabil. Pefindo menyebut, kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang adalah superior.

Peringkat tersebut juga mencerminkan kemungkinan dukungan yang sangat kuat dari induk perusahaan, China Construction Bank Corp (CCB Corp). "Dengan profil permodalan yang sangat kuat, dan likuiditas yang kuat," kata Pefindo, dalam laporan pemeringkatan, Senin (11/10). 

Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh tekanan pada kualitas aset dan indikator profitabilitas yang di bawah rata-rata. Peringkat dapat turun jika dukungan CCB Corp menurun secara signifikan, yang dapat mengindikasikan penurunan kepemilikan atas CCB Indonesia.

Baca Juga: Selain kebijakan suku bunga acuan, ini 9 jurus BI untuk mendukung perekonomian

Peringkat juga dapat turun jika tingkat kemampuan induk dalam memberikan dukungan melemah. Pefindo menilai, pandemi Covid-19 telah meningkatkan profil risiko industri perbankan secara keseluruhan, yang menyebabkan menurunnya permintaan pinjaman dan layanan perbankan. 

Selain itu, perlambatan bisnis telah melemahkan kapasitas pembayaran debitur, menyebabkan penurunan kualitas aset, sehingga memberikan tekanan lebih lanjut pada indikator profitabilitas dan likuiditas bank. Namun, dampak Covid-19 terhadap profil kredit CCB Indonesia secara keseluruhan akan tetap terkendali, didukung oleh dukungan yang sangat kuat dari Induk, permodalan yang sangat kuat, dan profil likuiditas yang kuat. 

Baca Juga: Akhirnya, Sinarmas Bakal Menjadi Pemegang Saham Bank CCB (MCOR)

"Kekuatan ini mengimbangi tekanan pada kualitas aset perusahaan karena melemahnya kapasitas pembayaran debitur terutama yang kegiatan usahanya sangat terpengaruh oleh pandemi," ungkap Pefindo. 

CCB Indonesia memiliki fokus pada segmen korporasi, menyediakan layanan perbankan untuk perusahaan-perusahaan China dan lokal. Bank juga menyediakan layanan kredit komersial, usaha kecil dan menengah (UKM), dan konsumen. 

Per 30 Juni 2021, struktur pemegang saham CCB Indonesia terdiri dari CCB Corp sebesar 60,0%, Johnny Wiraatmadja 9,4%, UOB Kay Hian 8,2%, dan publik 22,4%.

Baca Juga: Laba China Construction Bank (MCOR) tumbuh di kuartal I, ini faktornya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×