kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

PT Asli Rancangan Indonesia perkenalkan teknologi verifikasi nasabah melalui wajah


Kamis, 26 November 2020 / 21:47 WIB
PT Asli Rancangan Indonesia perkenalkan teknologi verifikasi nasabah melalui wajah
ILUSTRASI. ASLI RI, dokumen by venny suryanto - PT Asli Rancangan Indonesia hadirkan fitur EKYC Biometrik


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Dalam masa pandemi aktivitas bisnis banyak berubah menjadi daring. Perusahaan harus aktif melakukan transformasi digital, termasuk di sektor keuangan. 

Maka, PT Asli Rancangan Indonesia memperkenalkan teknologi onboarding secara digital. Dengan teknologi ini, pengenalan atau verifikasi terhadap calon nasabah dilakukan secara realtime.  Yakni hanya memberikan gambar wajah atau face recognition yang akan dikaitkan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Sehingga identitas calon nasabah dapat dipastikan kebenarannya

Untuk mengetahui calon nasabah bukan orang lain, Asli Rancangan Indonesia juga mempersiapkan teknologi pendukung yaitu liveness movement test. “Kami memberikan instruksi kepada calon nasabah yang harus diikuti. Sehingga kita bisa meyakini bahwa calon nasabah tersebut adalah manusia bukan gambar,” jelas Komisaris Asli Rancangan Indonesia Robert Rompas, dalam rilis ke Kontan.co.id, Kamis (26/11). Perusahaan ini juga akan meluncurkan produk tandatangan digital yang dapat menggantikan tanda tangan basah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×