Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyalurkan fasilitas Pinjaman Daerah senilai Rp 140 miliar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara.
Direktur Utama SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan pembiayaan tersebut akan dimanfaatkan untuk peningkatan dan pemeliharaan 17 ruas jalan kabupaten.
Dia bilang program itu diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.
Baca Juga: OJK: Mayoritas Bank Tak Perlu Revisi RBB, Kinerja Perbankan Masih Sesuai Target
Reynaldi menambahkan, konektivitas jalan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah, khususnya di Lampung Utara. Menurutnya, ketika akses jalan makin baik, manfaatnya tidak berhenti pada pembangunan fisik jalan semata.
"Alhasil, distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, biaya logistik lebih efisien, dan masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan dasar. Itu dampak yang ingin dihadirkan PT SMI melalui pembiayaan tersebut ," ujar Reynaldi dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).
Sementara itu, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Dia bilang melalui pembiayaan PT SMI, pihaknya dapat mempercepat peningkatan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.
"Kami berharap manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam bentuk jalan yang lebih baik, tetapi juga melalui meningkatnya aktivitas ekonomi dan kualitas pelayanan publik di daerah," ucapnya.
Lebih lanjut, Reynaldi menyebut kelancaran pelaksanaan pembiayaan tersebut juga didukung oleh sinergi PT SMI dengan PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (Bank Lampung) sebagai pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Lampung Utara.
Dia bilang kolaborasi tersebut menjadi bagian dari mekanisme pengelolaan arus kas yang dirancang untuk mendukung kelancaran pemenuhan kewajiban pembiayaan, sekaligus menjaga stabilitas pengelolaan keuangan daerah, sebagai wujud sinergi antara BUMN, pemerintah daerah, dan BUMD dalam mendukung pembangunan infrastruktur.
Reynaldi menyampaikan kerja sama itu menjadi bagian dari upaya PT SMI untuk memperluas akses pemerintah daerah terhadap pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan. Melalui skema Pinjaman Daerah, dia mengatakan PT SMI mendukung pemerintah daerah dalam mempercepat pelaksanaan proyek-proyek prioritas, sekaligus menghadirkan manfaat jangka panjang melalui infrastruktur yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: Penurunan Jumlah Peserta Tidak Pengaruhi Likuiditas Dana Pensiun Sukarela
Hingga Mei 2026, total komitmen pembiayaan daerah yang telah disalurkan PT SMI mencapai Rp 37,41 triliun, dengan outstanding sebesar Rp 14,03 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














