kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.685   99,00   0,56%
  • IDX 6.470   -252,97   -3,76%
  • KOMPAS100 859   -34,67   -3,88%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,67   -3,57%
  • IDX30 362   -9,19   -2,48%
  • IDXHIDIV20 447   -8,29   -1,82%
  • IDX80 98   -3,68   -3,61%
  • IDXV30 127   -2,61   -2,01%
  • IDXQ30 117   -2,43   -2,04%

Realisasi pertumbuhan kredit bank hanya 8,24% tahun lalu


Selasa, 23 Januari 2018 / 11:42 WIB
ILUSTRASI. Penyelesaian Pembangunan Infrastruktur Jembatan


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit 2017 lalu tak mencapai target. Dari target pertumbuhan 11% secara tahunan atau year on year (yoy), realisasi pertumbuhan kredit 2017 hanya sebesar 8,24% yoy.

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bilang ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan kredit tidak tercapai. "Karena banyak kredit yang direstrukturisasi belum diganti menjadi kredit baru," kata Wimboh dalam konferensi pers KSSK, Selasa (23/1).

Selain restrukturisasi kredit naik, hapus buku kredit juga meningkat. Hapus buku bank menyebabkan kredit bank dikeluarkan dari balance sheet.

Meskipun pada 2018 kredit tak mencapai target, pada 2018 harapannya pertumbuhan kredit membaik. Hal ini dengan upaya meningkatkan pembiayaan KUR dan menjangkau pembiayaan di daerah baru di Indonesia. Pada 2018 pemerintah juga berusaha meningkatkan penyaluran KUR untuk petani dan nelayan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×