kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Realisasi pertumbuhan kredit bank hanya 8,24% tahun lalu


Selasa, 23 Januari 2018 / 11:42 WIB
ILUSTRASI. Penyelesaian Pembangunan Infrastruktur Jembatan


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit 2017 lalu tak mencapai target. Dari target pertumbuhan 11% secara tahunan atau year on year (yoy), realisasi pertumbuhan kredit 2017 hanya sebesar 8,24% yoy.

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bilang ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan kredit tidak tercapai. "Karena banyak kredit yang direstrukturisasi belum diganti menjadi kredit baru," kata Wimboh dalam konferensi pers KSSK, Selasa (23/1).

Selain restrukturisasi kredit naik, hapus buku kredit juga meningkat. Hapus buku bank menyebabkan kredit bank dikeluarkan dari balance sheet.

Meskipun pada 2018 kredit tak mencapai target, pada 2018 harapannya pertumbuhan kredit membaik. Hal ini dengan upaya meningkatkan pembiayaan KUR dan menjangkau pembiayaan di daerah baru di Indonesia. Pada 2018 pemerintah juga berusaha meningkatkan penyaluran KUR untuk petani dan nelayan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×