kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

RUPS besok, BRI minta persetujuan terbitkan obligasi konversi Rp 500 miliar


Rabu, 21 Maret 2018 / 21:01 WIB
RUPS besok, BRI minta persetujuan terbitkan obligasi konversi Rp 500 miliar
ILUSTRASI. Bank Rakyat Indonesia (BRI)


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) mengaku masih sesuai rencana awal megnenai rencana penerbitan obligasi konversi sebesar Rp 500 miliar. Obligasi ini untuk memenuhi peraturan OJK (POJK) mengenai recovery plan.

Besok Kamis (21/3), BRI akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham (RUPS) salah satu agendanya adalah pembahasan mengenai recovery plan. "Masih sama dengan sebelumnya yaitu berencana menerbitkan obligasi konversi Rp 500 miliar," kata Suprajarto, Rabu (21/3).

Haru Koesmahargyo, Direktur Keuangan BRI bilang rencana obligasi konversi ini untuk memenuhi aturan recovery plan OJK. Recovery plan atau rencana aksi ini wajib disusun oleh bank-bank sistemik, salah satunya Bank BRI, seperti bagaimana cara bank menghadapi kesulitan keuangan, likuiditas hingga permodalan.

Sebelum menerbitkan obligasi konversi, BRI akan memasukkan rencana ini ke OJK. Kenapa rencana penerbitan obligasi konversi ini kecil? Hal ini karena saat ini rasio permodalan (CAR) BRI masih 22%.

Tujuan BRI menerbitkan surat utang konversi ini agar bisa memenuhi permodalan basel 3. Nantinya obligasi ini bisa dikonversi menjasi tier 2 tanpa harus terdelusi pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×