Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks kompak melemah lagi pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (13/4/2026). Pergerakan big banks pekan ini diproyeksi masih dalam rebound terbatas.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami pelemahan paling dalam hari ini. BBCA ditutup pada level harga Rp 6.575 atau turun 1,87% dibandingkan penutupan sebelumnya.
Selanjutnya, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 1,50% menjadi Rp 4.600 per saham. Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 1,34% menjadi Rp 3.680 per saham.
Baca Juga: Saham Big Banks Kompak Memerah Usai Pengumuman BI Rate
Sementara itu, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun paling tipis sebesar 0,59% menjadi Rp 3.370 per saham.
Pelemahan harga ini terjadi setelah saham big banks kompak menguat dalam perdagangan pekan lalu.
Adapun jika dilihat dari aksi investor asing, hanya saham BMRI saja yang mengalami jual bersih atau net sell sebesar Rp 201,39 miliar. Sementara tiga saham big banks lainnya memperoleh net buy.
Head Riset Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata memproyeksi, pergerakan saham big banks pekan ini masih berada dalam fase rebound terbatas atau early-stage bottoming, belum masuk ke tren naik yang solid.
Liza menilai penguatan saham big banks di pekan lalu lebih merefleksikan technical rebound setelah terjadinya koreksi dalam. Penguatan juga ditopang oleh meredanya aksi jual asing.
Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga di 4,75%, Saham Big Banks Kompak Memerah
Namun, Liza menyebut penguatan yang terjadi pekan lalu belum tentu bisa terjaga di pekan ini. Pasalnya, sejumlah sentimen buruk global masih mempengaruhi harga saham Indonesia.
"Pergerakan sektor perbankan saat ini masih sangat dipengaruhi oleh dinamika global, khususnya arah yield US Treasury, Dollar, dan stabilitas harga komoditas," kata Liza kepada Kontan, Senin (13/4/2026).
Adapun dari sisi fundamental, Liza menilai sektor perbankan Indonesia tetap terlihat solid dengan permodalan kuat dan kualitas aset yang terjaga.
Ia merekomendasikan para investor untuk mulai melakukan akumulasi secara bertahap pekan ini. Dengan fundamental yang masih terjaga, saham big banks masih menarik untuk dikoleksi jangka panjang.
Baca Juga: Saham Big Banks Kompak Melemah Hari Ini (27/3), Analis: Cermati Perkembangan Kinerja
"Strategi yang lebih tepat bagi investor adalah akumulasi bertahap saat terjadi koreksi, bukan mengejar kenaikan, dengan tetap mencermati risiko utama dari potensi kenaikan yield global dan volatilitas Rupiah yang dapat kembali memicu tekanan outflow," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













