CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Sebelum Bangkok Bank, ini calon-calon pemilik Bank Permata


Kamis, 12 Desember 2019 / 22:24 WIB
Sebelum Bangkok Bank, ini calon-calon pemilik Bank Permata
ILUSTRASI. Chartsiri Sophonpanich, Presiden Direktur Bangkok Bank PCL, memberikan penjelasan usai menandatangani perjanjian pembelian saham bersyarat dengan Standard Chartered Bank PLC dan PT Astra International Tbk untuk mengakuisisi 89,12% kepemilikan agregat mere

Reporter: Riset Kontan, SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepemilikan PT Bank Permata Tbk (BNLI) beralih ke Bangkok Bank, pasca mengakuisi saham milik PT Astra International Tbk (ASII) dan Standard Chartered Bank (SCB).

Bangkok Bank mengakuisisi 89,12% saham Bank Permata dari tangan ASII dan SCB. Nilai transaksi akuisisi saham tersebut sebesar 1,77 kali price book value Bank Permata.

Per September 2019, nilai buku Bank Permata adalah Rp 1.498. Jika merujuk nilai ini, Bangkok Bank bakal menggelontor uang Rp 37,43 triliun untuk memborong saham Bank Permata.

Baca Juga: Terjawab, Bangkok Bank akhirnya mencaplok Bank Permata

Sebelum Bangkok Bank, sejumlah bank dan lembaga keuangan berminat mengakuisi Bank Permata. Bukan cuma dari dalam negeri, juga investor dari luar negeri. Siapa saja?

1. Bank Mandiri

Bank Mandiri sejatinya sudah mantap mencaplok Bank Permata. Bahkan, bank pelat merah ini sempat melakukan negosiasi dengan ASII dan SCB sebagai pemilik bank hasil merger lima bank itu.   

"Saat ini, kami sedang finalisasi due diligence. Setelah itu, kami akan memulai negosiasi dengan kedua pemiliknya," kata Direktur Utama Mandiri Kartika Wiroatmodjo ketika itu.

Baca Juga: Bangkok Bank bakal gelontorkan Rp 37,43 triliun untuk akuisisi Bank Permata (BNLI)

Cuma, Bank Mandiri membantah sudah menawar harga Bank Permata. Sebab, santer beredar kabar, Bank Mandiri mengajukan penawaran 1,8 kali price book value Bank Permata.

Demi bisa mengakuisisi Bank Permata, bank berlogo pita emas ini sudah menyiapkan pendanaan. Dana tersebut berasal dari kelebihan modal Bank Mandiri sebesar Rp 30 triliun.




TERBARU

Close [X]
×