kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Selektif pilih bisnis, hasil underwriting Asuransi Sinar Mas naik 11%


Senin, 20 Agustus 2018 / 16:19 WIB
ILUSTRASI. Produk baru Asuransi Sinarmas


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Sinar Mas (ASM) mencatatkan kinerja hasil underwriting yang positif hingga paruh pertama tahun ini. Dimana hasil underwriting perseroan mampu merangkak sampai dua digit.

Sampai semester I-2018, hasil underwriting ASM tercatat sebesar Rp 403,9 miliar. Jumlah ini naik sekitar 11% dari periode yang sama di tahun 2017.

Pertumbuhan hasil underwriting perseroan terbilang menggembirakan. Pasalnya selama peridoe yang sama, premi yang masuk kantong ASM cuma tercatat naik 5% saja secara tahunan menjadi Rp 3,7 triliun.

Menurut Direktur ASM Dumasi MM Samosir, capaian positif dari sisi hasil underwriting ini antara lain ditopang oleh makin selektifnya perseroan dalam memilih potensi bisnis. Meski hal ini diikut oleh pertumbuhan premi yang diakuinya belum terlalu tinggi.

Namun kebijakan tersebut berbuah pada kondisi rasio klaim yang lebih terkendali. "Jadi memang di tahun ini kami lebih meningkatkan seleksi risiko terutama di sejumlah lini bisnis tertentu," kata dia, Senin (20/8).

Ia mencontohkan pihaknya mengerem bisnis asuransi marine hull yang rasio klaimnya jeblok di tahun lalu.

Sementara itu sejumlah lini bisnis lain ikut mendorong pertumbuhan hasil underwriting karena rasio klaim yang makin terjaga. Diantaranya asuransi kendaraan bermotor, asurnasi marine cargo, hingga asuransi rekayasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×