kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sengketa asuransi VS nasabah melonjak 73%


Senin, 21 Januari 2013 / 18:40 WIB
Sengketa asuransi VS nasabah melonjak 73%
ILUSTRASI. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart, memperluas ekspansi bisnisnya dengan meresmikan gerai ke-1000 nya di Filipina, Rabu (11/11/2020)


Reporter: Feri Kristianto | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Wah! jumlah sengketa asuransi tiap tahun terus bertambah. Lihat saja, data Badan Mediasi Asuransi Indonesia (BMAI), per 31 Desember 2012 total ada 83 aduan masuk, atau naik 73% dibandingkan akhir 2011 sebanyak 48 pengaduan.

Hampir semua laporan berkaitan dengan sengketa klaim nasabah dengan perusahaan asuransi. Ini artinya, industri asuransi harus lebih banyak memberikan pemahaman kepada nasabah. Dari total sengketa masuk, sebanyak 52 aduan menyangkut sengketa asuransi umum dan 31 aduan asuransi jiwa.

Frans Lamury, Ketua BMAI menyatakan, kenaikan sengketa asuransi terjadi karena beragam faktor. Antara lain, tahun kenaikan kesadaran masyarakat tentang berasuransi yang baik. Frans memaparkan, nasabah asuransi kumpulan mengadukan perihal kesusahan mereka mengklaim polis mereka.

"Intinya mereka tidak terima karena klaim ditolak sehingga diajukan kesini untuk penyelesaian," ungkap Frans pada Senin (21/1). Sengketa di asuransi umum paling banyak terkait klaim asuransi kesehatan, kendaraan bermotor hingga properti.

Biasanya, nasabah ketika mengajukan klaim ditolak oleh perusahaan asuransi sehingga dibawa ke BMAI. Di asuransi jiwa, paling banyak terkait keterangan berbeda, misalnya soal riwayat kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×