kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Senyum Bahagia Fitri Ketika Masyarakat Pujon Kidul Nikmati Layanan BRI


Selasa, 20 Februari 2024 / 15:49 WIB
Senyum Bahagia Fitri Ketika Masyarakat Pujon Kidul Nikmati Layanan BRI
ILUSTRASI. Kontan - BRI Ultra Mikro Kilas Online


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID - Agen BRILink tidak hanya melayani masyarakat untuk menyelesaikan transaksi keuangan, tapi juga membantu menyalurkan pinjaman usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Fitri Kurnia, pemilik toko kelontong Toko Kurnia, menjadi salah satu Agen BRILink yang melayani transaksi keuangan di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sudah lima tahun ia memperoleh berbagai keuntungan dari perannya sebagai Agen BRILink.

Sejak tahun 2021, peran Fitri pun bertambah sebagai Mitra Ultra Mikro (UMi) untuk menyalurkan kredit UMi bernama Kredit Cepat (KECE) dari BRI. Sepanjang Januari-November 2023, Fitri telah membantu menyalurkan pinjaman KECE senilai Rp254,50 juta kepada 39 debitur.

Pinjaman KECE merupakan pinjaman tanpa jaminan yang mensyaratkan peminjam memiliki izin usaha dan omzet untuk membayar angsuran. Fitri bertugas membantu mengumpulkan persyaratan berupa berkas-berkas dari calon debitur yang membutuhkan pinjaman KECE.

Baca Juga: Berkat Pendampingan BRI, Pebisnis UMKM Pujon Kidul Raup Omzet Maksimal

“Nantinya ada tim dari BRI yang akan melakukan penilaian kredit atas pengajuan pinjaman KECE oleh masyarakat,” kata dia saat ditemui Tim KONTAN, beberapa waktu lalu.

Nilai pinjaman KECE rata-rata senilai Rp500.000 sampai Rp10 juta, tergantung kebutuhan debitur. Lantas, Fitri sangat aktif menyebar informasi terkait pinjaman KECE kepada masyarakat Desa Pujon Kidul. Agar penyaluran kredit berjalan lancar, ia turut mengingatkan debitur untuk membayar cicilan tepat waktu agar bisa mendapat pinjaman di lain waktu.

"Saya terus berbagi info kepada masyarakat terkait manfaat dan risiko pinjaman KECE sebelum mereka mengajukan pinjaman," jelas dia.

Peminat pinjaman KECE di Pujon Kidul pun tergolong tinggi. Biasanya, masyarakat yang kerap mengakses pinjaman ini bekerja sebagai petani, peternak, hingga pedagang.

Sempat Khawatir

Ketika awal-awal menjadi Agen BRILink, Fitri mengaku khawatir karena tidak ada yang menggunakan layanan perbankannya. Apalagi masyarakat desa masih belum memahami manfaat Agen BRILink milik BRI.

“Saya sempat takut bakal ramai atau enggak. Soalnya belum ada yang mengenal BRILink,” tutur Fitri kepada KONTAN.

Namun, satu per satu masyarakat desa mulai merasakan manfaatnya dan menggunakan layanan BRI tersebut. Fitri menuturkan, rekomendasi mulut ke mulut di lingkungan tetangga menjadi alasan masyarakat Desa Pujon Kidul mulai melek dengan layanan BRILink di Toko Kurnia.

Kini, wanita yang juga memiliki usaha sembako itu pun senang karena memiliki pemasukan tambahan sebagai agen BRILink dari berbagai transaksi seperti transfer uang, pencairan pinjaman Ultra Mikro, isi pulsa, dan top up game online. “Di sini banyak yang main game online. Top up ke saya juga,” katanya.

Fitri pun melayani bermacam transaksi seperti transfer uang ke rekening BRI atau bank lain, bayar listrik dan PDAM, setor dan tarik tunai, bayar belanja online, beli pulsa, voucher game, top up BRIZZI, bayar asuransi, pencairan kredit Ultra Mikro, dan banyak transaksi lainnya.

Baca Juga: Inovasi BRI Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat Batu Melalui Gerai SenyuM

Dengan beragam layanan itu, Fitri mengaku memfasilitasi kurang lebih 600 transaksi dalam satu bulan dengan nominal mencapai Rp1 miliar. Dari nominal tersebut, Fitri bisa meraup keuntungan Rp3–6 juta per bulan berkat layanan kolaborasi antara BRI dan nasabahnya itu.

“Ini sangat membantu untuk tambahan penghasilan,” katanya sembari tersenyum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×