kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

September, pembiayaan BSM sudah capai Rp 42 T


Rabu, 24 Oktober 2012 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Dian Sastrowardoyo, salah satu artis Indonesia yang tak pernah lelah menempuh pendidikan tinggi.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Hingga akhir September lalu, PT Bank Syariah Mandiri (BSM) telah mengucurkan pembiayaan sebesar Rp 42 triliun. Dari angka tersebut, pengucuran pembiayaan terbesar dikucurkan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mencapai Rp 33 triliun.

Menurut Head of Small and Micro Banking Division BSM Andri Vendredi, penyaluran untuk UMKM tersebut paling banyak diberikan untuk sektor agribisnis. "Selain pembiayaan UMKM yang Rp 33 triliun, ada pembiayaan korporasi yang sampai September mencapai Rp 9 triliun," katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (24/10).

Selain itu, pembiayaan sebesar Rp 15 triliun dari seluruh pembiayaan UMKM diberikan kepada usaha yang bersifat produktif. Sedangkan sisanya diberikan kepada UMKM yang bersifat konsumtif. Pembiayaan yang dilakukan BSM dilakukan dengan dua cara, yakni secara langsung dan kemitraan.

"Pembiayaan kemitraan kami salurkan melalui lembaga keuangan mikro, seperti BMT (Baitul Mal wan Tamwil), BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah), koperasi simpan pinjam dan KUD (koperasi unit desa). Core (bisnis) kami di UMKM lebih banyak di agrobisnis," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×