kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Sinarmas Multifinance hentikan penerbitan obligasi


Selasa, 03 Desember 2013 / 19:09 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan keterangan saat konferensi pers hasil 3rd Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) G20 di Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (16/7/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/Pool/wsj.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Maret lalu, anak usaha PT Sinarmas Multiartha Tbk (SMMA), yaitu PT Sinarmas Multifinance (SMF) memperoleh penyertaan efektif untuk menerbitkan Penawaran Umum Obligasi SMF II/2013 senilai Rp 500 miliar. Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari rencana penerbitan emisi senilai Rp 1 triliun.

Tapi melihat kondisi pasar sekarang ini, menurut Kurniawan Udjaja, Direktur & Corporate Secretary SMMA, manajemen lebih memilih untuk ambil sikap wait and see. Apalagi, tahun depan akan diselenggarakan pemilu.

Belum lagi posisi suku bunga acuan BI rate tahun depan yang belum terlihat apakah akan kembali dinaikkan. Andai pun tidak naik, penerbitan emisi obligasi dengan posisi suku bunga acuan yang seperti saat ini juga tetap memberatkan keuangan perusahaan.

"Sebelumnya memang sempat ada pembicaraan di bawah (manajemen SMF). Tapi, sekarang enggak ada lagi, kemungkinan besar malah enggak dilanjutkan," tutur Kurniawan, (3/11).

Catatan saja. Emisi obligasi itu memiliki tingkat bunga tetap sebesar 10,75% per tahun dan memperoleh peringkat A- dari PT ICRA Indonesia. Sinar Mas Multifinance hanya menunjuk satu penjamin emisi, yakni Sinarmas Sekuritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×