kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Standchart Indonesia pinjami PLN Rp 2,6 triliun


Rabu, 22 Januari 2014 / 15:52 WIB
ILUSTRASI. Untuk menjaga kesehatan ibu dan kandungan, ada beberapa daftar makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Standard Chartered Bank Indonesia memberikan pinjaman kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebesar € 160 juta atau sekitar Rp 2,6 triliun. Pinjaman ini untuk membiayai proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) di Aceh dan Kalimantan Tengah.

"Kami sangat senang dapat berperan penting mendukung PT PLN untuk membangun PLTG sehingga dapat meningkatkan kapasitas listrik Indonesia," kata Tom Aaker seusai acara penanda tanganan kerjasama dengan PLN di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (22/1).

Adapun pinjaman tersebut memiliki masa tenor 12 tahun. Sayang, Tom tak bersedia mengungkapkan berapa besar bunga pinjaman yang diberikan kepada PLN. "Yang pasti bunga kami kompetitif," ujar Tom.

Pinjaman Standard Chartered Bank Indonesia ini disertai penjaminan kredit ekspor oleh Finnvera, lembaga pembiayaan eskpor atau Export Credit Agency (ECA) yang dimiliki oleh Pemerintah Finlandia. Sebab PLTG yang dibangun PLN menggunakan 35 mesin Wartsila asal Finlandia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×