kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Tak cuma Bank BRI, bunga kredit Bank Mandiri juga bakal turun


Kamis, 08 Agustus 2019 / 21:21 WIB
Tak cuma Bank BRI, bunga kredit Bank Mandiri juga bakal turun

Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Siap-siap, bunga kredit di sejumlah bank makin enteng menyusul langkah Bank Indonesia yang menurunkan suku bunga acuan di bulan lalu.

Misalnya PT Bank Mandiri Tbk (BMRI, anggota indeks Kompas100) yang tengah mempersiapkan penurunan bunga kreditnya. Hal ini akan dilakukan sebab bunga simpanan perseroan sejatinya juga telah diturunkan.

Baca Juga: Ikuti penurunan suku bunga BI, Bank BRI pangkas bunga kredit hingga 50 bps

“Bunga dana kami sudah turun terlebih dahulu dibandingkan bank lain, dengan itu cost of credit (CoF) kami juga bisa ditekan sehingga ada ruang penurunan bunga kredit," kata Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi saat ditemui Kontan.co.id, Rabu (7/8) di Jakarta.

"Tapi ini akan terjadi bertahap mungkin 3 bulan hingga 6 bulan setara rata-rata penyimpanan dana,” lanjut dia.

Hery menambahkan saat ini sejatinya bunga kredit di beberapa segmen, khususnya kredit konsumer sudah berada di bawah 7%.

Baca Juga: Laba bank kecil semakin kecil

“Beberapa segmen kredit kami bunganya sudah di bawah 7%. Kredit kendaraan bermotor (KKB) misalnya, adapula kredit pemilikan rumah (KPR) yang sudah berada di bawah 6,5%,” kata Hery.

Sementara bank pelat merah lain, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI, anggota indeks Kompas100) malah telah menurunkan bunga untuk kredit hingga 50 bps untuk kredit si segmen mikro, ritel, dan konsumer.

“Selain dengan digitalisasi proses kredit untuk mempercepat proses pelayanan kredit, BRI juga melakukan penyesuaian suku bunga. Sehingga dengan proses kredit yang cepat dan suku bunga yang murah tentunya dapat memberikan ruang pertumbuhan kredit yang lebih tinggi,” kata Direktur Utama BRI Suprajarto dalam keterangan resminya, Kamis (8/8).

Baca Juga: Siapkan restrukturisasi utang, Bank BNI: Duniatex perlu atur ulang arus kas




TERBARU
Terpopuler

Close [X]
×