kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Targetkan modal Rp 6 triliun, NISP memutuskan tak membagi dividen


Selasa, 15 Maret 2011 / 20:37 WIB
Targetkan modal Rp 6 triliun, NISP memutuskan tak membagi dividen
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Kemarin, IHSG terkoreksi 258,36 poin atau 5,01% ke 4.895,75.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) memutuskan tidak membagikan dividen dari hasil laba yang diperoleh tahun lalu. Ini karena dana tersebut akan diinvestasikan kembali.

Presiden Direktur NISP Parwati Surjaudaja menjelaskan, strategi setelah merger antara bank OCBC NISP dan bank OCBC Indonesia yaitu akan menargetkan modal hingga Rp 6 triliun.

Parwati bilang, tidak adanya pembagian dividen juga untuk mencapai tujuan jangka panjang bank OCBC NISP yaitu masuk menjadi salah satu dari lima bank swasta terbesar di Indonesia, "Kami juga akan tetap menjaga rasio kecukupan modal (CAR) diatas 12%," kata Parwati, Selasa (15/3).

Sampai akhir 2010, tingkat kecukupan modal NISP sebesar 16%, sedangkan tahun sebelumnya sebesar 18%.

Selain itu, Parwati juga memaparkan agar penggunaan keuntungan tahun buku 2010 setelah dikurangi cadangan umum digunakan untuk memperkuat posisi permodalan perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×