kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Genjot kinerja, porsi kredit konsumer NISP paling besar


Selasa, 15 Maret 2011 / 13:44 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama Wamenkeu dan Dirjen Pajak melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, Selasa (10/3).


Reporter: Nina Dwiantika

JAKARTA. PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) menargetkan pertumbuhan kinerja sebesar 25%-30% pada tahun ini. Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur NISP menjelaskan pertumbuhan itu akan digenjot dari sisi aset, penyaluran kredit dan menghimpun dana pihak ketiga (DPK).

Rudy Hamdani, Direktur NISP mengungkapkan porsi penyaluran kredit konsumer menjadi prioritas yakni sebesar 30%. Kemudian disusul oleh kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan large komersial sebanyak 50% dan sisanya untuk kredit korporasi.

"Tahun ini NISP akan mengalokasikan kredit mobil sebesar Rp 1,5 triliun, sedangkan KPR akan lebih besar yakni sekitar Rp 10 triliun," ungkap Rudy Hamdani, Selasa (15/3).

Rudy menambahkan, NISP akan bekerjasama dengan 5-10 multifinance sebagai mitra strategis untuk menggenjot pembiayaan kredit mobil. Namun ia belum bisa mengungkapkan siapa saja multifinance yang akan digandeng. "Bunga yang akan kami berikan sebesar 10%-12% untuk kredit mobil, sementara bunga KPR lebih kompetitif," tambahnya. Sepanjang 2010, penyaluran kredit NISP naik 27,7% atau setara dengan Rp 28 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×