kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Taspen kurangi portofolio deposito dan obligasi


Kamis, 31 Januari 2013 / 14:21 WIB
Taspen kurangi portofolio deposito dan obligasi
ILUSTRASI. Ilustrasi Program JKK BPJS Ketenagakerjaan. 


Reporter: Feri Kristianto |

JAKARTA. PT Tabungan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) mengurangi porsi investasi di keranjang deposito dan obligasi untuk dana Tabungan Hari Tua (THT). Tahun ini, keranjang deposito menjadi 16% dari tahun lalu 6%, obligasi menjadi 68% dari tahun lalu 73%.

Perusahaan pelat merah ini memilih perbesar porsi saham menjadi 25% dari tahun lalu hanya 11%. Keputusan Taspen tersebut untuk mendapatkan hasil investasi sesuai target.

Taspen tahun ini menargetkan dana kelolaan investasi tabungan hari tua (THT) mencapai Rp 48 triliun, tumbuh 9,1% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 44 triliun. Sedangkan hasil investasi THT diharapkan mencapai Rp 4,6 triliun, naik 9,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 4,2 triliun.

Taspen optimis hasil investasi THT masih bisa mendapatkan imbal hasil 10,14%. "Kalau dana THT lebih fleksibel pengelolaannya, berbeda dengan dana pensiun," jelas Taufik Hidayat, Direktur Investasi Taspen pada Kamis (31/1) di kantor Kementerian BUMN.

Keputusan mengurangi porsi di dua keranjang itu karena imbal hasilnya tidak terlalu cerah. Imbal hasil di dua keranjang tersebut hanya kisaran 6%. Tentu akan sulit bagi Taspen memenuhi target imbal hasil tahun ini sebesar 10,14%. Bandingkan dengan saham, masih bisa memberikan yield di atas 7%.

Sebagai tambahan, saat ini total peserta aktif Taspen 4,2 juta orang. Tiap tahun ada kenaikan 8%-10%. Selain mengelola dana THT, Taspen jg mengelola dana pensiun sebesar Rp 53 triliun. Tahun ini ditargetkan tumbuh 6,9% menjadi Rp 62 triliun. Tahun lalu hasil investasi dana pensiun ditargetkan Rp 3,8 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×