kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Tingkatkan dana murah, Danamon rilis tiga tabungan


Selasa, 01 Juli 2014 / 19:42 WIB
Tingkatkan dana murah, Danamon rilis tiga tabungan
ILUSTRASI. Asam urat lutut menyebabkan peradangan di dalam dan sekitar sendi lutut.


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Persaingan dalam menghimpun dana pihak ketiga (DPK) rupanya tidak hanya terjadi pada bank konvensional saja, namun juga di perbankan syariah.

Hal itu dikarenakan, penghimpunan DPK bank syariah juga mengalami perlambatan. Hal itupun diungkapkan oleh Direktur Bank Danamon Syariah, Herry Hykmanto.

Menurutnya, perlambatan itu bakal terjadi pada semester II/2014, Hal itu dikarenakan persaingan bunga tinggi dan likuiditas terbatas di pasar.

"Kami bisa mempertahankan DPK sebesar Rp 2 triliun pada akhir tahun, itu saja sudah bagus," kata Herry, kemarin malam.

Adapun, pada kuartal I/2014, perusahaan telah mencatat pertumbuhan DPK 26% dengan perolehan dana sebesar Rp 2,2 triliun dari posisi Rp 1,3 triliun per kuartal I/2013.

Herry bilang, pihaknya mempersiapkan strategi untuk mempertahankan dan bisa terus menghimpun DPK, khususnya dana murah. Salah satunya yaitu dengan meluncurkan tiga produk tabungan yakni Tabungan BISA, Tabungan BISA Qurban dan Tabungan BISA Umrah.

"Tahap awal, kami targetkan menghimpun tabungan untuk Qurban dan Umroh sebesar Rp 100 miliar-Rp 200 miliar," katanya.

Ketiga produk ini diharapkan mampu meningkatkan porsi dana murah menjadi 50% terhadap DPK, dari saat ini sebesar 40%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×