kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.345.000 -0,88%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Transaksi Digital Industri Perbankan Melaju Pesat, Ini Juaranya


Rabu, 24 Mei 2023 / 22:19 WIB
Transaksi Digital Industri Perbankan Melaju Pesat, Ini Juaranya
ILUSTRASI. Warga menggunakan fasilitas layanan perbankan digital di Jakarta,


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Trransaksi digital perbankan semakin banyak digunakan masyarakat, tercermin dari beberapa bank yang mencatat pertumbuhan.

Menariknya, bank-bank konvesional justru yang paling besar mencatatkan nilai transaksi digital dibandingkan bank yang berlabel bank digital.

Secara industri, Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi digital banking terus meningkat. Di Maret 2023 saja, BI mencatat ada peningkatan 9,88% dibanding periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY) menjadi Rp 4.944,1 triliun.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatatkan nilai transaksi paling tinggi diantara bank lainnya. BCA mencatat nilai transaksi mobile banking dan internet banking BCA mencapai Rp 5.925 triliun di kuartal I 2023, atau naik 11,7% YoY dengan volume transaksi tercatat mencapai 5,8 miliar di kuartal I 2023.

“Kami melihat tren digitalisasi semakin meningkat setelah pandemi, dan kini banking from anywhere telah sebuah menjadi standar baru bagi operasional perbankan,” ujar Executive Vice President (EVP) Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F Haryn, Rabu (24/5).

Baca Juga: 3 Cara Cek Nomor Rekening BCA melalui M-Banking hingga ATM

Hera menyebutkan hampir seluruh transaksi di BCA telah dilakukan secara digital. Secara rinci, 91,0% volume transaksi dilakukan melalui mobile dan internet, 8,7% melalui ATM, dan hanya 0,3% melalui cabang.

Peningkatan penetrasi layanan digital perbanka  di kalangan nasabah BCA juga tercermin dari pembukaan rekening baru melalui kanal online yang mencapai 1,1 juta di kuartal I 2023, atau 63% dari total pembukaan rekening baru.

“BCA senantiasa melakukan berbagai inovasi layanan digital untuk memastikan platform perbankan transaksi yang aman dan andal,” tambahnya.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi menyebutkan, transaksi nasabah melalui Livin by Mandiri menjadi kanal digital terbesar untuk transaksi Bank Mandiri.

Baca Juga: Bank Mandiri Catat Transaksi Super App Livin Capai Rp 968,6 Triliun hingga April




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×