kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.232   -88,35   -1,06%
  • KOMPAS100 1.139   -9,43   -0,82%
  • LQ45 813   0,48   0,06%
  • ISSI 296   -9,48   -3,11%
  • IDX30 422   3,70   0,88%
  • IDXHIDIV20 501   7,26   1,47%
  • IDX80 126   -0,89   -0,70%
  • IDXV30 136   -1,76   -1,27%
  • IDXQ30 136   1,46   1,09%

Tren restrukturisasi kredit di perbankan melandai


Kamis, 25 November 2021 / 20:01 WIB
Tren restrukturisasi kredit di perbankan melandai
ILUSTRASI. Suasana pelayanan nasabah di Maybank Jakarta, Senin (6/1).Restrukturisasi kredit di perbankan melandai./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/06/01/2020.


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

Restrukturisasi itu disumbang oleh beberapa sektor. Mulai dari sektor jasa konstruksi infrastruktur Rp 21,1 triliun, hotel, restoran dan akomodasi Rp 7,0 triliun, jasa transportasi Rp 6,0 triliun, energi dan air Rp 6,0 triliun. Lalu perdagangan eceran makanan, minuman dan rokok Rp 4,8 triliun. 

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik Badruddin mengungkapkan, penurunan tersebut seiring membaiknya perekonomian di sektor telekomunikasi, energi, air, infrastruktur, dan minyak kelapa sawit (CPO) sehingga memperbaiki kualitas aset bank. 

"Penurunan ini disebabkan karena lunasnya kredit restrukturisasi, pembayaran, dan para debitur kami yang sudah pulih dari krisis," ungkapnya. 

Dengan realisasi itu, Bank Mandiri percaya penurunan restrukturisasi kembali berlanjut. Bank pelat merah ini akan menjaga nilai restrukturisasi kredit di angka Rp 80 triliun - Rp 85 triliun sampai akhir tahun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×