kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45823,04   -9,71   -1.17%
  • EMAS948.000 -0,52%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Walau saat ini masih stabil, OJK tetap soroti likuiditas dan permodalan bank


Kamis, 09 Juli 2020 / 17:43 WIB
Walau saat ini masih stabil, OJK tetap soroti likuiditas dan permodalan bank
ILUSTRASI. Karyawan memberikan pelayanan usai peresmian kantor baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (19/6/2020). Gedung baru OJK Solo perancangannya menjadi standar gedung OJK di daerah yang menggambarkan nilai visi

Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Dua hal ini sejatinya merupakan fokus utama OJK sebagai regulator sekaligus pengawas perbankan dan bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan menjaga perekonomian tetap aman.

Sebab, tidak bisa dipungkiri kalau risiko kredit saat ini sedang dalam tren meningkat. Misalnya, pada April 2020 NPL perbankan gross ada di posisi 3,01%. Walau masih dalam batas aman, faktanya NPL ini naik cukup cepat dari posisi 2,59% di bulan Januari 2020. "Tekanan risiko kredit (NPL) masih moderat dan dalam tren meningkat," kata Anung.

Baca Juga: Kantongi restu OJK, Bank Digital BCA segera meluncur

Tentunya, tanpa permodalan dan komitmen pemilik bank yang kuat maka kemampuan untuk menghadapi kondisi tekanan akan semakin sulit.

Kabar baiknya, data OJK per Mei 2020 menunjukkan posisi CAR bank umum konvensional (BUK) masih cukup aman di level 22,16%, malah meningkat dari bulan sebelumnya yang sebesar 22,08%. Pun, CAR untuk Tier 1 juga masih terjaga stabil di kisaran 20,39% secara rata-rata industri. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×