kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

YOII Pantau Potensi Kenaikan Klaim Asuransi Kendaraan Akibat Pelemahan Rupiah


Selasa, 30 Juni 2026 / 15:40 WIB
YOII Pantau Potensi Kenaikan Klaim Asuransi Kendaraan Akibat Pelemahan Rupiah
ILUSTRASI. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) belum melihat peningkatan signifikan pada klaim asuransi kendaraan yang dipicu pelemahan rupiah. (Dok/YOII)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) belum melihat peningkatan signifikan pada klaim asuransi kendaraan yang dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah. 

Corporate Secretary PT Asuransi Digital Bersama Tbk Rahmat Dwiyanto mengatakan, hingga saat ini dampak pelemahan rupiah terhadap klaim asuransi kendaraan masih relatif terbatas. Kendati begitu, perusahaan terus mencermati perkembangan biaya perbaikan kendaraan, termasuk harga suku cadang yang berpotensi terdampak fluktuasi nilai tukar.

“Namun demikian, perusahaan terus mencermati perkembangan biaya perbaikan kendaraan, termasuk harga suku cadang yang berpotensi terdampak oleh fluktuasi nilai tukar, mengingat faktor tersebut dapat mempengaruhi nilai klaim ke depan,” ujar Rahmat kepada Kontan, Senin (29/6/2026).

Baca Juga: Rasio Penarikan Kendaraan di CNAF Turun 37% pada Semester I-2026

Sebagai gambaran, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pendapatan premi lini usaha kendaraan bermotor pada industri asuransi umum mencapai Rp 7,31 triliun hingga April 2026 atau tumbuh 2,92% secara tahunan (year on year/YoY). Sementara itu, nilai klaim mencapai Rp 2,66 triliun yang juga mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rahmat mengatakan, potensi peningkatan nilai klaim masih terbuka apabila kenaikan harga suku cadang dan biaya perbaikan kendaraan berlangsung secara berkelanjutan hingga akhir tahun.

Meski demikian, menurutnya dampak terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan diperkirakan tidak akan material. Hal itu mengingat kontribusi lini asuransi kendaraan saat ini masih di bawah 5% dari total premi YOII.

“Pengaruhnya terhadap kinerja perusahaan secara keseluruhan diperkirakan tidak material mengingat kontribusi lini asuransi kendaraan saat ini masih di bawah 5% dari total premi perseroan,” katanya.

Baca Juga: Bank DBS Akui Permintaan Special Rate Deposito Meningkat, Ini Rinciannya

Untuk mengantisipasi potensi kenaikan biaya klaim, YOII secara aktif memantau perkembangan biaya klaim dan kondisi pasar. Perusahaan juga menerapkan proses underwriting yang disiplin serta pengelolaan klaim secara prudent guna menjaga kualitas portofolio.

Selain itu, perusahaan secara berkala melakukan evaluasi portofolio untuk memastikan profil risiko tetap terjaga. Di saat yang sama, YOII terus memperkuat pengembangan produk dan memperluas kerja sama distribusi, khususnya melalui kanal digital dan kemitraan strategis, guna mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×