Reporter: Ade Priyatin | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Zurich Indonesia) menilai pelemahan permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) tidak berdampak signifikan terhadap kinerja asuransi properti perusahaan.
Menurut CEO Zurich Indonesia, Edhi Tjahja Negara, kinerja asuransi properti tetap stabil karena ditopang oleh struktur portofolio yang terdiversifikasi.
"Dampaknya terhadap kinerja Asuransi Properti Zurich relatif terbatas mengingat portofolio kami yang terdiversifikasi," katanya kepada Kontan belum lama ini.
Baca Juga: MSIG Bidik Peluang Asuransi Kendaraan Listrik Seiring Lonjakan Adopsi EV
Zurich Indonesia mencatat, kontribusi premi terbesar lini asuransi ini berasal dari segmen non-industrial atau risiko pabrikasi dan komersial yang mencapai lebih dari 70%.
Di sisi lain, kinerja asuransi properti di kuartal I-2026 juga tumbuh positif dengan pertumbuhan premi bruto mencapai lebih dari 15% secara tahunan. Di samping itu, lini ini juga mencatatkan kontribusi lebih dari 20% dari total pendapatan premi perusahaan.
Ke depan, Edhi menyebut kalau perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga momentum pertumbuhan, terutama di tengah kondisi pasar yang cenderung melemah.
Baca Juga: Rupiah Alami Tekanan, KB Bank Selektif Salurkan Kredit Valas
Mulai dari fokus menjaga kualitas portofolio dan profitabilitas jangka panjang. Selanjutnya, perusahaan akan memperkuat solusi perlindungan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus memperluas kolaborasi dengan mitra distribusi.
Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk aktif mendorong edukasi kepada masyarakat terkait risiko properti, termasuk potensi bencana alam dan dampak perubahan iklim.
Langkah ini diharapkan dapat mendukung terbentuknya portofolio bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













