kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.504.000   16.000   0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

10 unitlink campuran ini toreh kinerja di atas indeks hingga paruh pertama


Minggu, 08 Juli 2018 / 15:29 WIB
10 unitlink campuran ini toreh kinerja di atas indeks hingga paruh pertama
ILUSTRASI. Produk Unit Link baru Sun Life


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga Juni 2018, Infovesta Utama mencatat terdapat 10 produk unitlink berbasis campuran yang meraih return positif bahkan di atas rata-rata industri. Adapun di periode ini rata-rata return unitlink campuran merosot 5,34%. Berikut ulasannya.

Pada posisi pertama dan kedua, terdapat produk milik PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG yakni Simas Dynamic mencetak return 13,13% dan Simas Balance Fund 2 dengan imbal hasil 12,65%. Ketiga, Capital Managed Fund besutan PT Capital Life Indonesia dengan imbal hasil 6,71%. Keempat, B-Life Link Dana Kombinasi milik PT BNI Life Insurance dengan return 5,27%.

Kelima, Simas Balance Fund Syariah milik PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG membukukan return 3,50%. Keenam, Brilliance Xtra Progressive milik PT Sun Life Financial Indonesia dengan return 2,32%. Ketujuh, produk milik PT Avrist Assurance bertajuk Avrist Link Prime Invest Fund 002B Fund (HWM) mencatat imbal hasil 1,94%.

Kedelapan, Avrist Link Prime Invest Fund 003B Fund(HWM) catat imbal hasil 1,67% dan kesembilan produk bernama TM Link Managed Fund kepunyaan PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri mencatat imbal hasil sebesar 1,64% dan kesepuluh yakni Avrist Link Prime Invest 001B Fund (HWM) dengan imbal hasil 1,26%.

Senior Analyst Infovesta Utama Praska Putrantyo mengatakan, kinerja unitlink campuran diproyeksi akan meguat tipis di semester kedua ini. Sementara, hingga paruh pertama ini unitlink campuran memang merosot 5,34%.

"Indeks obligasi negara minus 2,58% sedangkan indeks obligasi korporasi menguat tipis 3,04%," kata Praska, ke Kontan.co.id, akhir pekan ini.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di periode ini juga merosot hingga 8,75% sehingga turut menyeret kinerja unitlink campuran. Hingga akhir tahun ini Praska meramal unitlink jenis ini diharapkan mampu mencetak imbal hasil 6%-8%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×