kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

5 tahun mendatang, BNI ingin DPK tumbuh hingga 70%


Kamis, 10 Maret 2011 / 18:32 WIB
5 tahun mendatang, BNI ingin DPK tumbuh hingga 70%
ILUSTRASI. Sejumlah warga menaiki perahu saat banjir di Pulomas, Jakarta Timur, Minggu (23/2/2020). Curah hujan yang tinggi dan kualitas drainase yang buruk membuat daerah tersebut terendam banjir. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/foc.


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. PT Bank BNI Tbk (BBNI) menargetkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tahun 2016 mencapai 70%. Tujuannya agar cadangan likuiditas BBNI semakin kuat untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN.

Krishna R. Soeparto, Direktur Korporasi mengatakan strategi yang akan dilancarkan adalah dengan menambah aset dan menggenjot dana murah yakni tabungan dan giro.

“Di antaranya juga menambah pertumbuhan bisnis cash management dan pengelolaan dana operasional perusahaan,” kata Krishna.

Selama 2011, target pertumbuhan DPK bank berpelat merah ini sebesar 55% atau naik 5 basis poin dari tahun sebelumnya 50%. Sayang, porsi dana mahal (deposito) masih lebih dominan yakni sebesar 60%, sedangkan sisanya adalah tabungan dan giro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×