kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

5 tahun mendatang, BNI ingin DPK tumbuh hingga 70%


Kamis, 10 Maret 2011 / 18:32 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah warga menaiki perahu saat banjir di Pulomas, Jakarta Timur, Minggu (23/2/2020). Curah hujan yang tinggi dan kualitas drainase yang buruk membuat daerah tersebut terendam banjir. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/foc.


Reporter: Nina Dwiantika |

JAKARTA. PT Bank BNI Tbk (BBNI) menargetkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) tahun 2016 mencapai 70%. Tujuannya agar cadangan likuiditas BBNI semakin kuat untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN.

Krishna R. Soeparto, Direktur Korporasi mengatakan strategi yang akan dilancarkan adalah dengan menambah aset dan menggenjot dana murah yakni tabungan dan giro.

“Di antaranya juga menambah pertumbuhan bisnis cash management dan pengelolaan dana operasional perusahaan,” kata Krishna.

Selama 2011, target pertumbuhan DPK bank berpelat merah ini sebesar 55% atau naik 5 basis poin dari tahun sebelumnya 50%. Sayang, porsi dana mahal (deposito) masih lebih dominan yakni sebesar 60%, sedangkan sisanya adalah tabungan dan giro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×