kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

AAJI Sebut Pendapatan Premi Unit Usaha Syariah Naik 10,8% pada Kuartal I


Rabu, 29 Mei 2024 / 17:35 WIB
AAJI Sebut Pendapatan Premi Unit Usaha Syariah Naik 10,8% pada Kuartal I
ILUSTRASI. Petugas kebersihan membersihkan logo perusahaan asuransi jiwa di kantor pusat Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI Jakarta, Rabu (11/10). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/10/2023.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyampaikan total pendapatan premi asuransi jiwa dari unit usaha syariah (UUS) mengalami peningkatan pada kuartal I-2024. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon menerangkan pendapatan premi unit usaha syariah pada kuartal I-2024 sebesar Rp 5,79 triliun.

"Nilai itu naik 10,8%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5,22 triliun," katanya dalam konferensi pers, Rabu (29/5).

Sebaliknya, Budi mengatakan nilai pendapatan premi dari unit usaha syariah pada kuartal I-2023 tercatat mengalami kontraksi 10,6%, jika dibandingkan pencapaian pada kuartal I-2022 yang sebesar Rp 5,84 triliun.

Baca Juga: Asuransi Tradisional Jadi Penyumbang Terbesar Premi Asuransi Jiwa di Kuartal I-2024

Sementara itu, Budi menjelaskan pendapatan premi dari unit konvensional mencapai Rp 40,21 triliun pada kuartal I-2024. Dia menyebut nilai itu terkontraksi 0,4%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 40,38%.

Lebih lanjut, Budi menyatakan pendapatan premi dari unit usaha syariah berkontribusi sebesar 12,6% terhadap total pendapatan premi industri asuransi jiwa pada kuartal I-2024. Adapun kontribusi unit konvensional terhadap total pendapatan premi industri memakan porsi sebesar 87,4%. 

AAJI juga mencatat total pendapatan premi industri pada kuartal I-2024 sebesar Rp 46 triliun. Pendapatan premi asuransi jiwa pada kuartal I-2024 naik 0,9%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 45,6 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×