kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

AAJI Sebut Pendapatan Premi Unit Usaha Syariah Naik 10,8% pada Kuartal I


Rabu, 29 Mei 2024 / 17:35 WIB
AAJI Sebut Pendapatan Premi Unit Usaha Syariah Naik 10,8% pada Kuartal I
ILUSTRASI. Petugas kebersihan membersihkan logo perusahaan asuransi jiwa di kantor pusat Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI Jakarta, Rabu (11/10). /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/10/2023.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyampaikan total pendapatan premi asuransi jiwa dari unit usaha syariah (UUS) mengalami peningkatan pada kuartal I-2024. Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon menerangkan pendapatan premi unit usaha syariah pada kuartal I-2024 sebesar Rp 5,79 triliun.

"Nilai itu naik 10,8%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 5,22 triliun," katanya dalam konferensi pers, Rabu (29/5).

Sebaliknya, Budi mengatakan nilai pendapatan premi dari unit usaha syariah pada kuartal I-2023 tercatat mengalami kontraksi 10,6%, jika dibandingkan pencapaian pada kuartal I-2022 yang sebesar Rp 5,84 triliun.

Baca Juga: Asuransi Tradisional Jadi Penyumbang Terbesar Premi Asuransi Jiwa di Kuartal I-2024

Sementara itu, Budi menjelaskan pendapatan premi dari unit konvensional mencapai Rp 40,21 triliun pada kuartal I-2024. Dia menyebut nilai itu terkontraksi 0,4%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 40,38%.

Lebih lanjut, Budi menyatakan pendapatan premi dari unit usaha syariah berkontribusi sebesar 12,6% terhadap total pendapatan premi industri asuransi jiwa pada kuartal I-2024. Adapun kontribusi unit konvensional terhadap total pendapatan premi industri memakan porsi sebesar 87,4%. 

AAJI juga mencatat total pendapatan premi industri pada kuartal I-2024 sebesar Rp 46 triliun. Pendapatan premi asuransi jiwa pada kuartal I-2024 naik 0,9%, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 45,6 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×