kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

AAUI proyeksi klaim banjir pada properti akan lebih besar


Senin, 22 Februari 2021 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani pelanggan salah satu perusahaan asuransi kendaraan di Jakarta, Selasa (29/12/2020). Asosiasi Asuransi Umum Indonesia proyeksi klaim banjir pada properti akan lebih besar.


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

Ia menyatakan banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya manajemen risiko. Kebanyakan masyarakat masih berpaku pada dampak, melupakan faktor pencegahan dan pengelolaan risiko yang sebetulnya dapat dilakukan.

Setiap individu dapat terlibat aktif dalam upaya menjaga lingkungan karena ini bagian dari mitigasi yang dapat kita lakukan, seperti pengurangan limbah, memperbanyak tanaman hijau, dan area resapan di sekitar rumah. 

“Tidak banyak yang mengetahui bahwa biaya pemulihan dapat mencapai hampir 9 kali lebih tinggi daripada biaya yang dikeluarkan untuk pencegahan. Sebagai perusahaan asuransi yang memberikan jaminan terhadap risiko banjir melalui beberapa produknya, Zurich memahami tingginya kerugian yang dapat dirasakan masyarakat dari risiko banjir. Pada tahun 2020, Adira Insurance, yang merupakan bagian dari Zurich, membayar lebih dari Rp 126 miliar klaim terkait banjir,” lanjut Hassan.

Selanjutnya: Adira Insurance bayar klaim banjir Rp 126 miliar sepanjang 2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×