kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45899,31   5,35   0.60%
  • EMAS935.000 -0,53%
  • RD.SAHAM -0.64%
  • RD.CAMPURAN -0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Ada pandemi Covid-19, nilai transaksi digital banking OCBC NISP tumbuh 92% di 2020


Rabu, 07 April 2021 / 13:06 WIB
Ada pandemi Covid-19, nilai transaksi digital banking OCBC NISP tumbuh 92% di 2020
ILUSTRASI. Presiden Direktur bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi telah menjadi momentum akselerasi digitalisasi di PT Bank OCBC NISP Tbk. Keterbatasan mobilitas masyarakat mendorong Bank OCBC NISP untuk mengakselerasi layanan digital pada 2020. 

Hal ini disambut dengan baik oleh nasabah yang terlihat pada peningkatan transaksi perbankan, termasuk investasi, dari nasabah individu melalui aplikasi ONe Mobile pada tahun lalu. Peningkatan terlihat pada jumlah transaksi sebesar 58%, nilai transaksi sebesar 92%, dan jumlah pengguna sebesar 41%. 

“Akselerasi digital kini bukan sekadar memenuhi kebutuhan nasabah karena terbatasnya mobilitas. Ke depan, dengan semakin terbiasanya nasabah memanfaatkan channel digital dalam bertransaksi, akan menuntut bank untuk terus bertransformasi dan berinovasi menghadirkan kapabilitas yang dapat memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang,” ujar Presiden Direktur Bank OCBC NISP, Parwati Surjaudaja dalam keterangan tertulis, Rabu (7/4).

Baca Juga: Perkuat modal, Bank OCBC NISP tak bagikan dividen dari laba 2020

Menurutnya, untuk nasabah korporasi, Bank OCBC NISP meluncurkan Velocity@ocbcnisp versi mobile pada April 2020. Sebelumnya layanan ini baru tersedia berbasis internet banking. Kemudahan dan kenyamanan Velocity@ocbcnisp ini juga mendapat sambutan baik dari pelaku usaha, terlihat dari kenaikan nilai transaksi sebesar 56% dan kenaikan jumlah pengguna sebesar 14%.

Asal tahu saja, Bank OCBC NISP mencatat kinerja berkelanjutan sepanjang tahun 2020 di tengah perlambatan ekonomi global dan nasional dengan laba operasional sebelum beban cadangan kerugian penurunan nilai naik sebesar 14% YoY yakni Rp 5,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp 2,1 triliun. 

Selain itu, Bank OCBC NISP mencatat pertumbuhan DPK sebesar 26% yoy menjadi Rp 159,0 triliun, di mana dana murah atau CASA berkontribusi sebesar 42%. Total Aset Bank tumbuh sebesar 14,2% pada tahun 2020, lebih cepat dibanding pertumbuhan aset industri perbankan. Pendapatan operasional lainnya tercatat tumbuh sebesar 18% di tahun 2020. 

Selanjutnya: Porsi kredit UMKM dari perbankan diperkirakan semakin meningkat

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×