Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance (ADMF) mencatatkan pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru sebesar 18% secara tahunan (yoy) sepanjang 2025.
Direktur Keuangan Adira Finance, Sylvanus Gani mengatakan, pada 2025 pembiayaan baru perusahaan tercatat sebesar Rp 43,2 triliun.
Kemudian piutang pembiayaan yang dikelola juga tumbuh sebesar 13% yoy, yang mencapai Rp 63,4 triliun.
"Kinerja 2025 mencerminkan ketahanan model bisnis dalam menghadapi dinamika pasar. Likuiditas tetap terjaga dan kualitas pembiayaan terus membaik," kata Gani dalam media gathering di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga: OJK Terima Permohonan Pengembalian Izin Usaha Fintech Pinjam Modal
Dari sisi profitabilitas, perusahaan membukukan pendapatan Rp 12,1 triliun dengan laba bersih mencapai Rp 1,5 triliun. Sementara itu, kualitas aset tetap terjaga dengan rasio Non Performing Financing (NPF) yang membaik ke level 2%.
"Pada 2025 ini Adira Finance banyak sekali perbaikan kualitas aset yang terjadi. Dari sisi pendanaan, Adira Finance juga merasa momentum 2025 kemarin cukup bagus," tuturnya.
Untuk mengoptimalkan kinerja, perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya fokus pada optimalisasi jaringan yang telah menjangkau sekitar 70% kabupaten di Indonesia agar lebih produktif dalam mendorong penyaluran pembiayaan.
Baca Juga: 165 Usaha Gadai Ajukan Izin Jadi Legal Sejak 1 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026
Selain itu, Adira memperkuat pembiayaan non-otomotif sebagai sumber pertumbuhan alternatif, sembari bersiap menangkap pemulihan sektor otomotif ketika daya beli membaik.
Perusahaan juga menargetkan integrasi pasca akuisisi Mandala Multifinance berjalan optimal tahun ini guna memperbesar skala usaha. Di sisi lain, percepatan digitalisasi terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













