kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Akhirnya, Singapura mengabulkan permintaan BI


Rabu, 22 Mei 2013 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Gedung Menara Bank BTN di Jakarta, Selasa (10/12/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Persyaratan resiprokal yang diajukan Bank Indonesia (BI) sebagai timbal balik akuisisi PT Bank Danamon Tbk (BDMN) oleh DBS Group Holdings Ltd., ternyata mulai bisa diterima oleh Monetary Authority of Singapore (MAS).

"Dengan masuknya perbankan Indonesia di Singapura, ini akan menjadi jalan untuk membuka jaringan lebih luas bagi jasa keuangan," sebut juru bicara MAS, seperti yang dilansir dalam laman resmi otoritas Singapura tersebut, Selasa, (21/5) malam.

MAS menyampaikan bahwa bank milik Indonesia bisa membuka jaringan pada segmen wholesale maupun retail. Retail ini, nantinya bisa menyasar pelajar dan mahasiswa, serta pekerja resmi Indonesia di Singapura.

Juru bicara MAS pun mengatakan, kerja sama yang baik antara Singapura dan Indonesia ini bisa membuat kedua pihak saling mengeksplor akses lebih lanjut untuk masuk ke pasar masing-masing.

Sebelumnya, bank sentral melalui Gubernur BI Darmin Nasution,  meminta bagi MAS supaya memudahkan 3 bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia untuk memperluas jaringan di sana. Tiga bank terbesar yang dimaksud adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BMRI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×