kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Akhirnya, Singapura mengabulkan permintaan BI


Rabu, 22 Mei 2013 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Gedung Menara Bank BTN di Jakarta, Selasa (10/12/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Persyaratan resiprokal yang diajukan Bank Indonesia (BI) sebagai timbal balik akuisisi PT Bank Danamon Tbk (BDMN) oleh DBS Group Holdings Ltd., ternyata mulai bisa diterima oleh Monetary Authority of Singapore (MAS).

"Dengan masuknya perbankan Indonesia di Singapura, ini akan menjadi jalan untuk membuka jaringan lebih luas bagi jasa keuangan," sebut juru bicara MAS, seperti yang dilansir dalam laman resmi otoritas Singapura tersebut, Selasa, (21/5) malam.

MAS menyampaikan bahwa bank milik Indonesia bisa membuka jaringan pada segmen wholesale maupun retail. Retail ini, nantinya bisa menyasar pelajar dan mahasiswa, serta pekerja resmi Indonesia di Singapura.

Juru bicara MAS pun mengatakan, kerja sama yang baik antara Singapura dan Indonesia ini bisa membuat kedua pihak saling mengeksplor akses lebih lanjut untuk masuk ke pasar masing-masing.

Sebelumnya, bank sentral melalui Gubernur BI Darmin Nasution,  meminta bagi MAS supaya memudahkan 3 bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia untuk memperluas jaringan di sana. Tiga bank terbesar yang dimaksud adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BMRI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×