kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Antisipasi dampak corona, multifinance juga dapat stimulus dari OJK


Jumat, 20 Maret 2020 / 18:22 WIB
Antisipasi dampak corona, multifinance juga dapat stimulus dari OJK
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta (14/7). OJK melonggarkan kewajiban pembayaran kredit ke perusahaan pembiayaan akibat mewabahnya virus corona. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/14/07/2016


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ancaman virus corona (covid-19) telah membayangi industri keuangan di Indonesia. Untuk mengantisipasi dampak lebih luas, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan stimulus ke sektor non-bank.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya melonggarkan ketentuan kewajiban pembayaran kredit bukan hanya di perbankan tetapi meluas ke perusahaan pembiayaan atau multifinance.

Baca Juga: Ada wabah virus corona, bisnis Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) masih berjalan normal

“Tujuannya agar sektor usaha masih tetap berjalan dari dampak penyebaran covid-19 ini,” kata Wimboh dalam keterangan pers, Jumat (20/3).

Terdapat dua relaksasi kebijakan yang diterapkan ke multifinance. Pertama, penundaan pembayaran yang berkaitan dengan skema channeling dan joint financing yang berkaitan dengan perbankan.

Kedua, metode executing antara perusahaan pembiayaan yang mendapat kredit dari perbankan, akan dilakukan dengan mekanisme restrukturisasi sebagaimana diatur dalam POJK No.11/POJK.03/2020.

OJK terus membantu pemerintah dengan memberikan ruang pelonggaran kepada sektor usaha termasuk usaha mikro dan kecil agar diberikan keringanan dalam pembayaran kredit maupun mendapatkan kredit dari perbankan dan perusahaan pembiayaan.

Baca Juga: Produksi dan penjualan nikel Indonesia terancam pandemi corona

“Kita berikan ruang gerak kepada pengusaha ini agar bisa bertahan jangan sampai ambruk dan menimbulkan lay off, sehingga pada akhirnya bermasalah lebih berat lagi,” tambahnya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×