kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Aset Kelolaan Bank Kustodian BCA Tembus Rp 417 Triliun per September 2024


Kamis, 17 Oktober 2024 / 10:57 WIB
Aset Kelolaan Bank Kustodian BCA Tembus Rp 417 Triliun per September 2024
ILUSTRASI. PT Bank Central Asia (BCA) mencatatkan bisnis kustodian tumbuh positif.


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia (BCA) mencatatkan bisnis kustodian tumbuh positif. Per September 2024, asset under custody BCA mencapai lebih dari Rp417 triliun, meningkat 27% secara tahunan atau year on year (YoY).

"Kami melihat tren bisnis bank kustodian masih akan tumbuh positif, selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya berinvestasi di instrumen investasi seperti reksa dana dan surat berharga," kata Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA kepada kontan.co.id, Selasa (15/10).

Hera menjelaskan, BCA senantiasa berkomitmen memberikan layanan kustodian yang mengedepankan keamanan dan kenyamanan nasabah. 

Baca Juga: Perbankan Berburu Cuan dari Pertumbuhan Bisnis Jasa Kustodian

BCA disebut Hera memiliki jenis layanan jasa kustodian umum untuk penatausahaan surat berharga yang diterbitkan di Indonesia maupun luar negeri, serta jasa administrasi Reksa Dana dan Kontrak Pengelolaan Portofolio Efek (KPD).

Layanan Kustodian BCA saat ini bekerja sama dengan lebih dari 40 Manajer Investasi dan mengadministrasikan lebih dari 300 produk investasi.

Di antaranya berupa reksa dana terbuka, reksa dana terproteksi, reksa dana penyertaan terbatas, reksa dana ETF, serta kontrak pengelolaan portofolio efek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×