kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.093   -96,00   -0,53%
  • IDX 5.030   110,49   2,25%
  • KOMPAS100 648   16,04   2,54%
  • LQ45 514   12,41   2,48%
  • ISSI 166   2,88   1,77%
  • IDX30 289   6,27   2,22%
  • IDXHIDIV20 389   6,59   1,72%
  • IDX80 75   1,80   2,47%
  • IDXV30 108   1,64   1,54%
  • IDXQ30 97   2,23   2,35%

Aset Lembaga Keuangan Mikro Tumbuh 17,36% Capai Rp 1,69 Triliun per September 2026


Kamis, 05 November 2026 / 16:47 WIB
Aset Lembaga Keuangan Mikro Tumbuh 17,36% Capai Rp 1,69 Triliun per September 2026
ILUSTRASI. Bukalapak dukung Digitalisasi Pembiayaan Ultra Mikro (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aset industri Lembaga Keuangan Mikro (LKM) tercatat mengalami pertumbuhan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, nilai aset industri LKM per September 2026 mencapai Rp 1,69 triliun. Jika ditelaah nilainya tumbuh 17,36%, dibandingkan posisi September 2025 yang sebesar Rp 1,44 triliun.

"Aset posisi per September 2026 sebesar Rp 1,69 triliun," ucap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam konferensi pers RDK OJK, Kamis (5/11/2026).

Aset industri LKM per September 2026 juga tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 2,42% secara bulanan, dibandingkan pencapaian per Agustus 2026 yang sebesar Rp 1,65 triliun.

Baca Juga: OJK Ungkap Aset Industri Asuransi Naik Tembus Rp 976,78 Triliun per September 2026

Lebih lanjut, Agusman menyampaikan penyaluran pinjaman LKM per September 2026 mencapai Rp 1,05 triliun. Adapun nilainya mengalami pertumbuhan 10,53%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Sementara itu, Agusman menyampaikan nilai simpanan industri LKM mencapai Rp 0,65 triliun atau Rp 650 miliar per September 2026. Nilainya bertumbuh 25%, jika dibandingkan posisi September 2025 yang sebesar Rp 0,52 triliun.

Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Indonesia (Aslindo) menyampaikan industri LKM perlu menerapkan sejumlah upaya guna meningkatkan kinerja penyaluran pinjaman. Ketua Umum Aslindo Burhan menerangkan salah satu upayanya, yakni penyelenggara LKM perlu meningkatkan literasi dan sosialisasi kepada masyarakat luas.  "Hal itu perlu terus digencarkan agar LKM makin dikenal masyarakat," ungkapnya kepada Kontan.

Selain itu, Burhan mengatakan LKM perlu terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan. Dia bilang asosiasi juga mendorong LKM untuk melaksanakan sertifikasi bagi pengurus dan mengedepankan penguatan tata kelola yang baik. Ditambah, melakukan kerja sama dengan lembaga lain dalam hal permodalan dan penguatan sumber daya manusia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×