kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Asuransi properti diprediksi bergeliat di Q4


Jumat, 27 Oktober 2017 / 19:28 WIB
Asuransi properti diprediksi bergeliat di Q4


Reporter: Umi Kulsum | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku asuransi umum dalam negeri masih optimistis di penghujung tahun ini premi asuransi properti akan kembali bergairah setelah sempat lesu. Maklum saja, data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, pada semester satu tahun ini, premi asuransi properti mengalami penurunan 7% secara tahunan menjadi Rp 8,09 triliun.

Padahal di periode yang sama tahun kemarin, asuransi umum masih mampu mencatatkan premi sebesar Rp 8,70 triliun. Sebelumnya, Ketua AAUI Dadang Sukresna juga mengakui, kondisi ekonomi dalam negeri masih cukup menantang.

Plus secara industri asuransi umum pada paruh pertama tahun ini masih susut 4%. Ia optimistis kinerja asuransi properti masih akan tumbuh positif, apalagi ini merupakan salah satu lini bisnis penyumbang kontribusi terbesar.

"Kami harapkan kinerja asuransi umum keseluruhan masih bisa tumbuh 7%-10% sampai akhir tahun ini," ujar Dadang kepada Kontan.co.id, baru-baru ini.

Faktor ekonomi dalam negeri yang melambat juga turut menyeret bisnis asuransi properti milik PT Asuransi Wahana Tata alias Aswata.

"Sampai kuartal ketiga, pertumbuhan hampir tidak ada alias flat," ujar Presiden Direktur Aswata Christian Wanandi kepada Kontan.co.id, Jumat (27/10).

Aswata masih berkeyakinan dengan mengejar target premi Rp 2 triliun sampai akhir tahun ini. Apalagi biasanya perolehan premi akan lebih menjulang di kuartal empat.

Aswata berharap dengan membaiknya kondisi makro ekonomi dalam negeri bisa membantu meningkatkan premi asuransi properti. "Semoga ada pertumbuhan 4%-5% sampai akhir tahun," ujar Christian.

Asal tahu saja, saat ini kontribusi asuransi properti terbilang besar yakni 30% dari total premi Aswata sampai kuartal III 2017 sebesar Rp 1,2 triliun.

"Kami akan tingkatkan layanan dan penjualan produk asuransi properti yang baru," ungkap Christian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×