kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bakrie Life: Kami janji tidak akan lari


Rabu, 08 Agustus 2012 / 13:38 WIB
Bakrie Life: Kami janji tidak akan lari
ILUSTRASI. Blok Rokan


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Direktur Utama Bakrie Life Timoer Sutanto berjanji, perusahaan asuransi itu akan menyelesaikan utangnya kepada sekitar 250 nasabah Diamond Investa. Di sini, Bakrie Life akan menggunakan aset yang dimiliki untuk memenuhi tanggung jawabnya ke nasabah.

"Kita enggak punya likuiditas, tapi punya aset. Kami tidak akan lari dari tanggung jawab dan berkomitmen tak memiliki utang. Semuanya sedang diselesaikan," aku Timoer, di Kantor Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Rabu (8/8)

Kini, Bakrie Life tidak mempunyai likuiditas mengingat tak lagi menjual polis asuransi. Kelangsungan hidup Bakrie Life sepenuhnya bergantung pada uluran tangan para pemilik saham.

Kembali ke aset yang dijanjikan, menurut Timoer, aset tersebut berupa tanah yang tak terikat dengan bank. Meskipun tak menyebut secara rinci seberapa luas tanah tersebut, Timoer berusaha meyakinkan, “Kurang lebih setara dengan nilai utang tersebut,” jawabnya.

Dalam menyelesaikan kasus yang tak kunjung rampung, pihak Bakrie Life, nasabah dan Bapepam-LK masih akan berunding lagi. Rencananya pertemuan akan dilakukan pada September awal.

Sebagai informasi, ada sekitar 250 nasabah Danamon Investa. Tahun 2008 saat terjadi krisis ekonomi global, Bakrie Life mengalami gagal bayar dengan total kerugian Rp 360 miliar. Bakrie Life lalu menandatangani SKB dengan nasabah Diamiond Investa dan Bapepam-LK tentang skema pembayaran utang. (Ester Meryana/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×